Pilkada Kaltim 2024
Rektor Universitas Mulawarman Kaltim Pastikan Kampus Tetap Netral di Pilkada 2024
Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) Kalimantan Timur (Kaltim), Prof Abdunnur pastikan kampus bisa menjaga netralitas dalam Pemilihan Kepala Daerah
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) Kalimantan Timur (Kaltim), Prof Abdunnur pastikan kampus bisa menjaga netralitas dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Kampus yang merupakan komunitas ilmiah, tempat mahasiswa menemukan gagasan dan teori, dimana bisa dihadapkan dengan realitas apa saja termasuk realitas politik.
Ia juga memastikan, bahwa kampusnya memberikan ruang setara bagi dua calon Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud dan Isran Noor, untuk berbicara gagasan serta pemikirannya dalam kuliah umum.
Meski keduanya tengah berkompetisi dalam kontestasi politik, Abdunnur memastikan bahwa kegiatan akademik tersebut bebas dari muatan kampanye.
Baca juga: Tanggapan Pengamat Komunikasi Politik Fisipol Unmul Terkait Maraknya Survei di Pilkada Kaltim 2024
Baca juga: Reaksi Pj Gubernur Akmal Malik soal Dugaan Rektor Unmul Abdunnur Langgar Netralitas Pilkada Kaltim
Isran Noor yang juga calon petahana, lebih dulu memberikan kuliah umum pada Sabtu, 21 September 2024 lalu.
Materi yang dibawakan menyoroti isu kawasan pesisir dan laut, sebuah topik strategis mengingat posisi geografis Kaltim.
Sementara Rudy Mas’ud, berbicara di depan mahasiswa Unmul pada Senin, 7 Oktober 2024.
Ia membahas tentang pengelolaan minyak dan gas, sektor vital penyumbang perekonomian Bumi Etam.
“Kuliah umum pertama, sebenarnya keduanya sudah kami undang. Tapi, saat itu Pak Rudy Mas’ud berhalangan hadir,” terang Prof. Abdunnur.
Tentunya sebagai bentuk demokrasi, Unmul menjadwalkan Rudy Mas’ud hadir memberikan kuliah umum, sehingga kesempatan sama didapatkan mahasiswa melihat perspektif yang seimbang dari dua calon pemimpin Kaltim.
Kuliah umum juga ditegaskan Abdunnur, murni merupakan kegiatan akademik dan bukan panggung kampanye.
Kampus, tetap menjadi ruang netral sesuai dengan aturan yang berlaku.
Jika melihat aturan, putusan MK Nomor 65/PUU-XXI/2023 tentang kampanye di tempat pendidikan dan Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2024 tentang Kampanye dengan syarat tanpa menggunakan atribut kampanye.
“Mengacu pada PKPU Nomor 13/2024 tentang Kampanye Pemilihan Serentak, tempat ibadah dan lembaga pendidikan tidak boleh digunakan untuk kegiatan kampanye,” tegasnya.
Baca juga: Ramai Hasil Survei Pilkada Kaltim 2024, KPU: Belum Ada yang Mendaftar Resmi
Rektor Unmul pun berharap siapapun yang terpilih memimpin Kaltim, bisa membawa ke arah lebih baik.
Ia juga menyinggung, bahwa Unmul sendiri juga merupakan rumah bagi keduanya.
“Keduanya alumni Unmul. Kita doakan yang terbaik untuk mereka, demi masa depan Kaltim,” tandasnya. (*)
| 3 Catatan Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Kaltim 2024, KPU Ingin Data Faktual |
|
|---|
| Ungkap Hasil Tes Kesehatan Bagus, Gubernur Kaltim Terpilih Rudy Masud Nyatakan Siap Bertugas |
|
|---|
| 20 Kasus Sengketa Pemilihan Gubernur 2024 yang Ditolak MK, Termasuk Isran-Hadi di Kaltim |
|
|---|
| Pidato Rudy Mas'ud Usai Ditetapkan KPU Jadi Gubernur Terpilih, dari Takdir hingga PR Pemprov Kaltim |
|
|---|
| Lengkap Pernyataan Isran Noor-Hadi Mulyadi Soal Putusan MK Sengketa Pilkada 2024 di Kaltim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241010-Rektor-Universitas-Mulawarman-Unmul-Prof-Abdunnur.jpg)