Sabtu, 25 April 2026

Berita Balikpapan Terkini

Pelni Cabang Balikpapan Catat Penurunan Penumpang Pada Triwulan III Periode September 2024

PT Pelni Cabang Balikpapan telah melayani lebih dari 162 ribu penumpang pada triwulan III periode September 2024

TRIBUNKALTIM.CO/ARY NINDITA INTAN
Kepala Cabang Pelni Balikpapan Djasman mengatakan, pihaknya telah melayani lebih dari 162 ribu penumpang pada triwulan III periode September 2024.TRIBUNKALTIM.CO/ARY NINDITA INTAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - PT Pelni Cabang Balikpapan telah melayani lebih dari 162 ribu penumpang pada triwulan III periode September 2024.

Kepala Cabang Pelni Balikpapan Djasman mengatakan, jumlah penumpang tersebut bergerak dari arah Balikpapan, ke wilayah selatan atau wilayah tengah Sulawesi.

Dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, angka tersebut mengalami peningkatan pada jumlah penumpang.

"Namun secara year to year, angka tersebut berkurang tapi tidak signifikan," ucap Djasman.

Ia menuturkan, adanya penurunan penumpang tersebut disinyalir beberapa faktor. Salah satunya bukan lantaran penumpang yang lari atau pindah layanan.

Baca juga: Dampak IKN Nusantara Kaltim, Pertumbuhan Pelayan Pelni Naik hingga 9 Persen, Penumpang Makin Ramai

Baca juga: Tatap IKN Nusantara di Kaltim, Pelni Balikpapan Bakal Tambah Armada Transportasi Kapal

Melainkan karena posisi KM Labobar sendiri memiliki jalur A dan jalur B, sehingga kurang maksimal untuk mengangkut penumpang.

Selain itu, keberadaan proyek strategis nasional (PSN) refinery development master plan (RDMP) yang memasuki tahap finishing.

"Pekerjaannya sudah mulai berkurang juga, sehingga pergerakan calon penumpang (kapal) sebagai karyawan RDMP sudah mulai berkurang," beber Djasman.

Faktor lain yang memicu penurunan penumpang tersebut ialah pembangunan ibu kota nusantara (IKN).

Pada 2023 lalu, pembangunan IKN tampak begitu dikebut. Maka dampaknya mulai terasa setelah pembangunan IKN pada batch 1 hampir rampung.

Ketiga mungkin karena IKN karena di tahun 2023 itu kan pembangunannya menggenjot, ini kan pembangunannya sudah mulai berkurang karena sudah mulai banyak yang terbangun 

Meski demikian, Djasmin menilai bahwa rute Balikpapan dari Pelabuhan Semayang masih menjadi rute potensial. Terlebih, masih ada rute yang belum terlayani.

Rute yang potensial disinggahi meliputi daerah Kupang, Maumere, Lawoleba, Makassar, Parepare, Gorontalo.

Baca juga: Kantor Pelni Cabang Balikpapan Diresmikan, Rencanakan Penambahan Kapal Seiring Kehadiran IKN

Djasman menyebut, rute tersebut juga potensial masuk jalur gemuk. Hal ini lantaran Pelabuhan Semayang tidak hanya digunakan penumpang dari Balikpapan.

Selanjutnya daerah Bontang, Sangatta, Samarinda, Banjarmasin dan daerah-daerah lain sekitar Balikpapan yang pelayarannya bisa menjangkau ke tempat-tempat yang dituju calon penumpang.

"Semoga jalur Balikpapan-Jakarta bisa dibuka, terlebih KM Labobar hanya bersandar sampai jalur Surabaya," pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved