Kamis, 11 Juni 2026

Berita Samarinda Terkini

Jadi Biang Kemacetan, Dishub Samarinda Minta HPL Kawasan Industri Jalan Ir Sutami Dievaluasi

Keberadaan kawasan industri di Jalan Ir Sutami tersebut dinilai sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan kota dan kebutuhan tata ruang yang lebih

Tayang:
TribunKaltim.co/Gregorius Agung Salmon
Kepala Dishub Samarinda mengusulkan perubahan fungsi kawasan industri di Jalan Ir Sutami (Pergudangan) untuk mendukung tata ruang yang lebih modern dan mengurangi dampak lalu lintas yang semakin memburuk akibat parkir kendaraan besar sembarangan. TribunKaltim.co/Gregorius Agung Salmon 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu mengatakan, keberadaan kawasan industri di Jalan Ir Sutami tersebut dinilai sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan kota dan kebutuhan tata ruang yang lebih modern.

Sebab itu, ia mengusulkan agar kawasan tersebut tak lagi menjadi kawasan industri atau berubah fungsi.

Karena meningkatnya jumlah truk pengangkut barang di jalanan telah menyebabkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Seperti parkir sembarangan di kawasan pergudangan di Jalan Ir. Sutami, semakin memperparah kondisi ini.

"Kami melihat bahwa kawasan industri di tengah kota seperti ini kurang ideal," tegas Manalu. 

Baca juga: Dishub Samarinda akan Tindak Kendaraan Besar yang Parkir di Ruas Jalan Berhari-hari

Baca juga: Atasi Kemacetan Dishub Samarinda Akhirnya Pasang Barier di Kawasan Pasar Segiri

Masalah parkir kendaraan besar di sepanjang Jalan Ir. Sutami memang sudah menjadi keluhan warga dan pengguna jalan sejak lama.

Selain mengganggu kelancaran lalu lintas, kondisi ini juga berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Tak heran pula jika Dishub Samarinda telah mengirimkan surat resmi kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kaltim dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), terkait perpanjangan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) di kawasan Pergudangan.

"Selain itu kami juga pernah sampaikan usulan ke Walikota Samarinda, salah satu penertiban itu bisa dengan membuat trotoar jalan dan perbaikan overlay jalan secara ideal. Makanya kami berinisiatif untuk mengusulkan perubahan fungsi lahan di kawasan tersebut," pungkas Manalu. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved