Pilkada Bontang 2024
Panji Petualang Dituding Kampanye untuk Basri Rase, Bawaslu Bontang Sebut tak Ada Pelanggaran
Sebuah video berdurasi 41 detik yang menampilkan Panji Petualang diduga mengkampanyekan pasangan calon independen Basri Rase-Chusnul Dhihin beredar
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG - Sebuah video berdurasi 41 detik yang menampilkan Panji Petualang diduga mengkampanyekan pasangan calon independen Basri Rase-Chusnul Dhihin beredar luas di grup WhatsApp.
Video tersebut pun memicu beragam reaksi dari publik beberapa waktu lalu.
Dalam video memperlihatkan Panji yang dikenal sebagai publik figur duduk berangkulan dengan Basri Rase yang berstatus sebagai Walikota Bontang bersama Chusnul Dhihin.
Dalam video itu Panji secara terbuka menyatakan dukungannya. “Panji Petualang mendukung penuh Bapak H Basri Rase maju kembali sebagai calon independen, Wali Kota Bontang periode 2024-2029.
Buat teman-teman di Kota Bontang, mohon dukungan, doa, dan juga semangatnya untuk Pak Haji Basri. Wali kota kita tetap Pak Haji Basri,” ucap Panji, sembari menunjukkan gestur angka 1 dengan tangannya.
Baca juga: Bawaslu Bontang Buka Rekrutmen 277 Pengawas TPS untuk Pilkada 2024
Baca juga: ASN Terancam Sanksi Hanya Karena Like di Medsos, Bawaslu Bontang Ingatkan Netralitas di Pilkada
Persoalan muncul karena kedatangan Panji ke Bontang atas undangan resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang untuk menghadiri Animals Fest 2024 sebagai salah satu bintang tamu.
Kegiatan tersebut diketahui menggunakan anggaran pemerintah. Sebelum kegiatan Animals Fest berlangsung, Panji sempat bertemu dengan Basri Rase di rumah makan. Dilokasi rumah makan video dukungan tersebut pun dibuat dan kemudian viral.
Menanggapi video yang menuai sorotan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bontang mengaku telah melakukan penelusuran.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) Bawaslu Bontang, Ismail Usman mengatakan pihaknya telah melakukan penelusuran terhadap dugaan pelanggaran video yang memuat konten dukungan terhadap Basri Rase.
Penelusuran dilakukan berdasarkan mekanisme Perbawaslu Nomor 9 Tahun 2024 tentang penanganan pelanggaran.
Dalam proses penelurusan, Bawaslu meminta keterangan beberapa pihak terkait dalam video.
Ada 3 orang yang dimintai keterangan, diantaranya Panji dan Calon Wali Kota Basri Rase, serta Kepala Disdamkartan Amiluddin yang diketahui menghadirkan Panji dalam event Animals Fest di Bontang.
Sebelumnya penelusuran ini dilakukan lantaran video tersebut diduga melanggar UU 10 tahun 2016 pasal 69 tentang larangan dalam kampanye, dan pasal 71 terkait tindakan atau keputusan penyelanggara pemerintah yang menguntungkan atau merugikan salah satu paslon.
“Sempat viral karena dianggap ada dugaan pelanggaran. Karena diketahui Panji hadir di Bontang difasilitasi Damkar. Makanya kami lakukan penelusuran sebab tidak ada yang melapor,” ungkap Ismail Usman.
Namun berdasarkan kajian hasil dari penelurusan, Bawaslu telah menetapkan tidak terdapat dugaan pelanggaran Pemilihan dalam video tersebut.
KPU Bontang Sebut Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih Kemungkinan Dimajukan |
![]() |
---|
KPU Bontang Sebut Pelantikan Walikota Terpilih Masih Sesuai Jadwal Tapi Bisa Berubah |
![]() |
---|
KPU Sahkan Neni Moerniaeni dan Agus Haris Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang Terpilih |
![]() |
---|
KPU Bontang Tetapkan Neni Moerniaeni-Agus Haris Jadi Walikota dan Wakil Walikota Terpilih |
![]() |
---|
Pilihan Tak Terduga Najirah Usai Kalah Pilkada Bontang 2024 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.