Kamis, 9 April 2026

Berita Berau Terkini

Dinas Kesehatan Berau Gelar Monitoring dan Evaluasi Program Kesling, Ini Tujuannya

Seluruh petugas Kesling atau Pelayanan Kesehatan Lingkungan dari seluruh Puskesmas Kabupaten Berau mengikuti evaluasi dan monitoring

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI PENGESTI
Dinas Kesehatan Berau menggelar Monitoring dan Evaluasi Program Kesling.TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI PENGESTI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan Berau menggelar Monitoring dan Evaluasi Program Kesling.

Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, dalam agenda itu mereka mengundang seluruh petugas Kesling atau Pelayanan Kesehatan Lingkungan dari seluruh Puskesmas Kabupaten Berau. 

Agenda itu, juga menjadi wadah bertukar pikiran atau sharing tentang solusi dan pencapaian target. 

“Jadi ini pertemuan rutin yang kami lakukan, untuk mengevaluasi dan memonitoring. Karena mereka memiliki beberapa Indikator kinerja juga,” jelasnya kepada Tribunkaltim.co, Senin (4/11/2024).

Contoh indikator kinerja mereka yakni terkait sanitasi di lingkungan kerja mereka. 

Misalkan, berapa banyak rumah yang sudah memiliki jamban, berapa rumah yang sudah diakses oleh air bersih. Juga kebersihan rumah makan, menyangkut masalah PIRT UMKM dan lainnya. 

Baca juga: Dinkes Berau Gelar Sosialisasi Penyusunan Dokumen BLUD, Diikuti 21 Puskesmas

Baca juga: Progres Pembangunan Kantor Dinkes Berau Capai 30,2 Persen

“Jadi petugas kesling ini punya acuan kinerja, dan capaian. Mereka memang memantau masalah sanitasi, di rumah tangga, di rumah makan, tempat umum, tempat pertemuan dan tempat ibadah,” bebernya. 

Apalagi, Berau merupakan daerah wisata yang sangat memerlukan perhatian khusus, serta kesadaran dari masyarakat untuk sadar akan sanitasi.

Misalkan masyarakat yang memiliki usaha masakanan, perlu melengkapi izin usahanya, untuk mendapatkan kelayakan pangan aman dan bersih. 

Kegiatan ini pun, menjadi evaluasi untuk penilaian kabupaten sehat. Misalkan, masih ada bebebrapa rumah yang belum memiliki safety tank yang sesuai standar, maka pihak petugas dapat memonitoring dan mencari solusinya bagaimana. 

Kendati begitu, dari Monev tersubut, ditemukan beberapa kendala. Salah satunya masih butuh tambahan nakes untuk mencapai indikator kinerja. Tetapi, pengangkatan petugas, terkendala aturan dari MenPAN-RB. 

Baca juga: Dinkes Berau Sudah Carikan Spesialis Alat Cuci Darah agar Pasien Dapat Layanan BPJS Kesehatan

“Ya ada beberapa petugas yang perlu bantuan tenaga lagi, karena wilayah cakupannya cukup besar. Misalkan di perkotaan saja, sudah ada berapa rumah tangga dan rumah makan,” tutupnya. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved