Rabu, 3 Juni 2026

Pilkada Samarinda 2024

Andi Harun–Saefuddin Zuhri Ingin Bangun Youth Creative Hub, Wadah Anak Muda di Bidang Ekraf

Wadahi anak muda Samarinda di bidang ekraf, Andi Harun–Saefuddin Zuhri ingin bangun Youth Creative Hub.

Tayang:
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim.co/Mohammad Fairoussaniy
Diskusi komunitas anak muda “Maju Bareng” bersama pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda, Andi Harun–Saefuddin Zuhri, yang digelar di atas kapal wisata Mahakam, Sabtu (23/11/2024) malam. Wadahi anak muda Samarinda di bidang ekraf, Andi Harun–Saefuddin Zuhri ingin bangun Youth Creative Hub. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Diskusi bersama komunitas anak muda “Maju Bareng” dengan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda, Andi Harun–Saefuddin Zuhri, digelar di atas kapal wisata Mahakam pada Sabtu (23/11/2024) hari ini.

Kurang lebih sekitar 2 jam mengarungi Sungai Mahakam, diskusi hangat dengan suasana semilir angin di atas kapal menambah keakraban dalam diskusi.

Forum group discussion (FGD) ini mengambil tema "Berlayar Bersuara" membahas isu ekonomi kreatif (ekraf) dengan sub usaha bidang digital, startup, industri kecantikan, hingga industri musik.

Diawali dengan cerita Andi Harun–Saefuddin Zuhri dalam merintis usaha, puluhan anak muda yang hadir kemudian bertanya apa program keduanya ke depan ketika terpilih untuk memajukan ekraf di Kota Samarinda.

Baca juga: Andi Harun–Saefuddin Zuhri Diskusi Ekraf Bersama Anak Muda di Atas Kapal Wisata Mahakam

Milya Rohmah, owner industri kecantikan yang juga Duta Narkoba dan Duta Rehabilitasi 2024 bertanya terkait wadah para ekraf agar bisa saling sharing ke depan.

“Kita lihat di Kota Samarinda semakin maju dan berkembang, saya izin bertanya pemerintahan di Kota Samarinda, pemuda–pemuda apakah dapat diberi wadah untuk maju dengan keahlian masing–masing,” ungkapnya.

Kemudian, Davina, mahasiswa yang bertanya kepada Andi Harun–Saefuddin Zuhri terkait self reward dan punisment untuk membahagiakan diri setelah bisa mencapai kesuksesan.

“Selama menjalankan tugas, me-reward diri atau apakah ada batasan–batasan dalam pencapaian diri, apakah ini efektif dalam perjalanan merintis karier?,” tanyanya.

Sementara Aditya, salah satu pelaku ekfraf yang juga juga menteri BEM Universitas Mulawarman bidang ekonomi kreatif menanyakan, regulasi dan fasilitas yang diberikan pemerintah untuk anak–anak muda yang menjalankan usaha.

“Kita di Unmul coba fokus desain grafis, e-sport, desain produk, seni pertunjukkan. Dalam waktu 2 tahun, saya masih buta untuk ekonomi kreatif, kira–kira dapatkah program yang menjalankan di kampus? Terus, adakah regulasi untuk subsektor dibidang ekonomi kreatif jika Bapak terpilih lagi?” tukasnya.

Dalam kesempatan ini, Andi Harun mengatakan semua ide dan gagasan sekaligus pertanyaan yang diajukan oleh komunitas maju bareng agar diajukan ke pemerintah, sehingga ekraf ini menjadi blue print sehingga ke depan jika terpilih bisa segera melakukan eksekusi.

Politisi yang akrab disapa AH ini sangat yakin bahwa apa yang ingin dibangunnya, yakni Youth Creative Hub, guna mewadahi seluruh anak muda di bidang ekraf, sehingga apa yang diinginkan bisa dieksekusi pemerintah ke depan.

Termasuk menyiapkan market hingga multinasional atau bahkan ke investor internasional sekalipun.

“Youth Creative Hub yang bisa mewadahi semua yang punya bakat. Silakan dirumuskan sendiri, pemerintah akan memfasilitasi sesuai kemauan anak–anak muda, agar regulasi hingga anggarannya. Karena bisa jadi lahir pengusaha–pengusaha baru di forum ini,” tegasnya.

Baca juga: Debat Pilkada Samarinda 2024, Reaksi Andi Harun saat Diminta Warga Buat Teknologi Pengelolaan Sampah

Pemerintah, sambung AH, memposisikan hanya fasilitasi, misal marketnya. 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved