Breaking News

Berita Bontang Terkini

Janji Walikota Bontang 2024-2029 Neni Moerniaeni Tuntaskan 2 Hal Krusial Ini dalam 100 Hari Kerja

Inilah janji Walikota Bontang Terpilih 2024-2029, Neni Moerniaeni tuntaskan 2 hal krusial ini.

Instagram @nenimoerniaeni
Neni Moerniaeni - Inilah janji Walikota Bontang Terpilih 2024-2029, Neni Moerniaeni tuntaskan 2 hal krusial ini. 

Bukan hanya sekadar pengendali banjir, Waduk Kanaan di Bontang Barat akan diubah menjadi destinasi wisata unggulan. Wali Kota Bontang terpilih, Neni Moerniaeni, memaparkan rencana ambisius ini sebagai bagian dari komitmennya mengatasi banjir sekaligus mendorong sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

“Waduk Kanaan kami konsep untuk multifungsi. Selain mengurangi risiko banjir, kami ingin warga Bontang punya ruang rekreasi yang membanggakan,” ujar Neni dalam wawancara, Minggu (29/12/2024).

Penataan Waduk Kanaan sebagai tempat wisata air merupakan salah satu janji kampanye Neni. Ia memastikan, proyek ini tidak hanya menjadi solusi teknis, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Kami ingin ada nilai tambah dari infrastruktur ini. Warga bisa membuka kios atau usaha di area waduk. Jadi, manfaatnya tidak hanya untuk mengatasi banjir, tapi juga mendorong ekonomi masyarakat sekitar,” jelasnya.

Waduk Kanaan akan dilengkapi berbagai fasilitas, seperti taman, jogging track, tower pengamatan, waterboom, hingga penginapan. Bahkan, ruang pertemuan terbuka yang terinspirasi dari Teras Samarinda juga masuk dalam rencana pembangunan.

“Kami yakin urban tourism ini bisa menjadikan Bontang lebih menarik bagi wisatawan. Warga juga bisa punya ruang baru untuk beraktivitas,” tambah Neni dengan penuh optimisme.

Baca juga: Pencarian Kapten Kapal Tenggelam di Perairan Bontang Dilakukan hingga Muara Berau

Ia menyebutkan bahwa proses pembebasan lahan untuk pengembangan kawasan Waduk Kanaan sudah hampir rampung. Meski demikian, Neni mengakui proyek ini membutuhkan waktu dan anggaran yang tidak kecil.

“Proyek seperti ini sulit selesai dalam setahun. Jadi, kemungkinan besar pengerjaannya harus menggunakan skema multiyears. Tapi kami optimistis, dananya cukup untuk memulai,” ungkapnya.

Sebagai Wali Kota terpilih, Neni menegaskan bahwa program ini akan menjadi prioritas dalam masa kepemimpinannya. Namun, tantangan lain muncul karena APBD 2025 telah disusun oleh pemerintahan sebelumnya.

“Kami akan coba mengajukan pergeseran APBD untuk program-program mendesak, seperti pengentasan kemiskinan ekstrem dan penanggulangan banjir,” tutupnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved