Berita Kutim Terkini
Lakukan Evaluasi Kinerja, DPPKB Kutim Tekankan Pentingnya Kejujuran bagi Setiap Pegawai
Lakukan evaluasi kinerja, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur (Kutim) tekankan pentingnya kejujuran bagi pegawai.
Penulis: Ardiana | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur (Kutim), Achmad Junaidi melakukan evaluasi kinerja pegawai dengan kroscek lapangan, Rabu (1/12/2024).
Hal ini bertujuan untuk memastikan setiap pegawai yang berhalangan hadir saat bekerja, baik karena izin maupun sakit, memberikan laporan yang jelas dan terperinci.
Dalam evaluasi tersebut, Junaidi menekankan pentingnya kejujuran bagi setiap pegawai terkait kondisi mereka.
Pasalnya, kejujuran tersebut juga dapat meningkatkan kepercayaan dan kerja sama.
"Pegawai harus jujur. Jika sakit, beri tahu apa sakitnya. Saya bisa bantu fasilitasi ke dokter langsung, memberikan obat dan sebagainya. Semua itu akan menggunakan dana pribadi," jelasnya.
Baca juga: DPPKB Kutim Sosialisasikan Implementasi KB Pria, Ini Perbedaan Kebiri dan Vasektomi
Selain itu, Junaidi juga melaksanakan blusukan ke rumah staf DPPKB untuk membesuk, sekaligus menjalin silaturahmi antar sesama pegawai.
Menurutnya, tujuan kunjungan ini bukan untuk menekan pegawai, melainkan sebagai bentuk perhatian dan dukungan agar pegawai merasa dihargai.
"Saya tak pernah memaksakan pegawai yang sakit untuk bekerja. Kami memahami bahwa di akhir tahun ini, banyak kegiatan yang mengharuskan staf lembur. Namun, jika ada pegawai yang sakit, kami akan memastikan mereka mendapat pendampingan, baik dengan video call dengan dokter atau mengantar obat melalui kurir," ungkapnya.
Baginya, selain memeriksa kondisi fisik pegawai, kunjungan ini juga sebagai sarana edukasi dan pembinaan untuk meningkatkan kinerja pegawai.
Hal ini lantaran pengawasan dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas di DPPKB Kutim sangat penting dilakukan.
Baca juga: DPPKB Kutim Turunkan Jumlah Kasus Anak Berisiko Stunting
Sementara untuk staf yang tidak hadir tanpa keterangan atau yang jarang masuk kantor, Junaidi menegaskan, akan dilakukan pembinaan dengan pendekatan jemput bola.
"Kepala bidang akan bertanggung jawab untuk mengawasi staf di bawahnya secara langsung, baik dengan menghubungi mereka lewat telepon atau melakukan video call. Kami ingin memastikan adanya tanggung jawab dari masing-masing pegawai sesuai dengan waktu kerja yang telah ditentukan," jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja pegawai pada tahun 2025.
Dengan pendekatan yang lebih personal, Junaidi berharap, pegawai dapat lebih memahami pentingnya disiplin kerja serta tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
"Harapan kami, pembinaan dan silaturahmi ini dapat memperbaiki kinerja pegawai di DPPKB dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih solid dan produktif di tahun depan," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250101_Kepala-DPPKB-Kutim-Achmad-Junaidi.jpg)