Berita Samarinda Terkini
BNNK Samarinda Ingin Intervensi Kampung Tenun dan Lambung Mangkurat, Ini Tujuannya
Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Samarinda akan berfokus mengintervensi pada dua lokasi khusus pada tahun 2025
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Samarinda akan berfokus mengintervensi pada dua lokasi khusus pada tahun 2025.
Kepala Sub bagian Umum BNNK Samarinda Firdaus Christyoadi menjelaskan, kedua kampung tersebut yaitu Kampung Lambung Mangkurat dan Kampung Tenun.
Hal itu karena kedua kampung itu sudah menjadi perhatian khusus dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas).
Firdaus Christyoadi, menyampaikan fokus di dua kawasan tersebut bertujuan untuk menghidupkan kembali icon dari dua kampung tersebut.
Diketahui ikon dari dua kawasan yaitu Kampung Tenun dan Kampung Lambung Mangkurat merupakan tempat pengerajin tenun kain asli Samarinda dan tempat pusat nasi kuning yang sudah ada sejak lama.
Baca juga: Pesan Ganja Lewat Instagram, 2 Pemuda Terciduk BNNK Samarinda
Baca juga: Camat Sambutan Minta Warga Bantu BNNK Samarinda Berantas Kasus Narkoba
"Untuk Samarinda kita intervensi dua kawasan yaitu Kampung Lambung Mangkurat sama di Kampung Tenun, karena itu bukan arahan dari BNN aja itu sudah dari Bappenas.
Kita yang di daerah ya cuma ngikutin arah dari sana, Tapi Tapi kalau yang ini (kampung Lambung Mangkurat dan Kampung Tenun) spesial dari pusat, itu sudah ada seperti itu," jelasnya. Sabtu, (4/1/2025).
Lebih lanjut ia menjelaskan secara data di dua kawasan tersebut belum diketahui jum karena sedangkan proses penelitian dari pusat
Namun dirinya menyampaikan BNNK Samarinda selalu mengamankan penggunaan narkoba dari dua kawasan tersebut dan pengguna selalu tinggi walaupun tidak beda jauh dari tahun ke tahun.
"Kedua tempat itu untuk penelitian sendiri yang sekarang itu saya belum terima ya cuman kan memang dari data temen-temen di lapangan itu ya masih tinggi, kalau peningkatan enggak sih sebetulnya cuman dari tahun ke tahun ya pasti ada jumlahnya ya kurang lebih gitu," ujarnya.
Secara strategis dalam pemberantasan Narkoba di Kawasan tersebut Kepala Sub bagian Umum BNNK Samarinda Firdaus Christyoadi menjelaskan, telah membagi tugas bersama BNN Provinsi Kalimantan Timur dan telah membentuk Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) dari kedua kawasan serta akan berkolaborasi bersama Pemerintah dan Aparat.
Baca juga: BNNK Samarinda Lakukan Tes Urine Dadakan ke Ratusan Petugas Lapas Narkotika Samarinda
"Kita sekarang di Samarinda ada BNNP dan BNNK akan dibagi tu, BNNP di Kampung Tenun sedangkan BNNK di Lambung Mangkurat dan bekerjasama dengan stakeholder terkait dan dari pusat itu kita akan untuk memperkuat intelijen, kemudian ada apa namanya kegiatan tema ekonomi ikonik itu di kawasan tersebut," pungkasnya. (*)
| 236 Calon Jemaah Haji Samarinda Kloter 16 dan 17 Siap Berangkat, Kesehatan Jadi Perhatian Utama |
|
|---|
| Pemkot Samarinda Kerahkan Eksavator Mini dan Tim Hantu Banyu ke Sukorejo demi Atasi Banjir |
|
|---|
| Barang Bukti 36 Perkara Dimusnahkan Kejari Samarinda, Ada Cap Tikus hingga Uang Palsu |
|
|---|
| Pemkot Samarinda Siap Klaim jadi Pionir ASN AI Pertama di Indonesia |
|
|---|
| Abdunnur Resmi Daftar Calon Rektor Unmul 2026-2030, Klaim Didukung 81 Senator |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Kepala-Sub-bagian-Umum-BNNK-Samarinda-Firdaus-Christyoadi.jpg)