Berita Mahulu Terkini
Cara Warga Long Pahangai Mahakam Ulu dalam Mengatasi Harga Beras Mahal
Program pertanian ladang menetap yang dicanangkan pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) membawa dampak besar bagi warga
Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/KRISTIANI TANDI RANI
Ilustrasi beras Mahakam Ulu, Kaltim. Program pertanian ladang menetap yang dicanangkan pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu membawa dampak besar bagi warga Kampung Data Naha, Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur.
Ia berharap program ladang tetap ini terus berlanjut dan diperluas ke kampung lain di Mahakam Ulu.
"Saya yakin, jika seluruh kampung menerapkan program ini dengan baik, Mahulu bisa menjadi contoh daerah yang mandiri dalam pangan," pungkasnya.
Baca juga: 3 Penyebab Harga Beras di Kutim Capai Rp18 Ribu per Kg Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan
Program ladang menetap tidak hanya menjawab kebutuhan pangan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mandiri, menjaga ketahanan ekonomi, dan mengantisipasi risiko akibat perubahan iklim. (*)
Berita Terkait
Berita Terkait: #Berita Mahulu Terkini
UKS SMAN 1 Long Bagun Mahulu Hadapi Tantangan, Pembina Tekankan Pentingnya Kepekaan Anggota |
![]() |
---|
Kolaborasi Sekolah dan Puskesmas Bantu UKS SMAN 1 Long Bagun Tetap Aktif |
![]() |
---|
Program UKS SMAN 1 Long Bagun Mahulu, Tiap Siswa Diberi Bagi Tablet Tambah Darah |
![]() |
---|
Mediasi Warga Long Hubung dengan Perusahaan di Mahulu Sempat Memanas, Asisten I: Ini Mencari Solusi |
![]() |
---|
Mediasi Sengketa Lahan PT SAA di Mahulu, Pemerintah Yakin Bisa Jadi Contoh Damai |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.