Berita Balikpapan Terkini

Mantan Caleg Diduga jadi Dalang Penipuan Perumahan Subsidi di Balikpapan, Puluhan Warga jadi Korban

Ramai kasus dugaan penipuan yang melibatkan perumahan subsidi di kawasan Kilometer 10, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan

HO/Sultan Akbar
DUGAAN PENIPUAN RUMAH - Puluhan korban dugaan penipuan perumahan subsidi di Balikpapan tampak berkumpul bersama penasihat hukum mereka, mencari solusi atas kerugian yang dialami, Senin (6/1/2025). 

Setelah itu, pihak developer memberikan janji untuk memindahkan korban ke blok lain, namun pada akhirnya blok yang dijanjikan tersebut malah dijual kepada orang lain tanpa konfirmasi lebih lanjut.

Baca juga: Berpura-pura Jadi Kerabat Korban, Polsek Kuaro Paser Bekuk Pelaku Penipuan dan Penggelapan 

Korban yang ingin mengajukan refund juga tidak mendapatkan solusi.

Meskipun sudah berkali-kali mendatangi kantor developer, mereka hanya diberikan janji-janji. 

Istri dari CN yang turut terlibat dalam kasus ini juga menjanjikan pengembalian uang korban setelah akad yang dilakukan pada November, namun sampai saat ini, uang tersebut tidak dikembalikan.

Akbar menduga, modus utama dari oknum developer tersebut adalah untuk meraup keuntungan dari uang yang dibayar oleh para korban.

Skema penipuan ini, menurut Sultan, kemungkinan besar berhubungan dengan penggelapan dana.

Apalagi setelah CN, yang diduga sebagai pelaku utama, mencalonkan diri dalam Pemilu 2023 dari salah satu partai dengan identitas warna biru muda.

"Saat ini, sudah ada 38 korban yang datang melaporkan kasus ini, dan kami masih membuka posko untuk siapa saja yang merasa menjadi korban," ujar Sultan. 

Dia berencana membawa kasus ini ke ranah hukum dengan melaporkan dugaan penipuan dan penggelapan dana ke aparat yang berwenang.

Baca juga: Modus Penipuan, Nama Bacalon Wakil Walikota Bontang Muhammad Aswar Dicatut Orang Tak Dikenal

"Kami juga akan membawa kasus ini ke ranah perdata atau kepailitan untuk memulihkan hak-hak para korban," tutup Sultan. 

Hingga berita ini ditulis, TribunKaltim.co masih berupaya untuk mencari konfirmasi dari pihak oknum developer terkait dugaan penipuan tersebut. (*) 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved