Jumat, 10 April 2026

Berita Kutim Terkini

Kepala Dinas Sosial Kutim Evaluasi Kinerja, Ada Bidang yang Tidak Mencapai Target

Terlebih, menargetkan minimal capaian kinerja di setiap bidang bisa mencapai lebih dari 90 persen di Kutai Timur.

Penulis: Ardiana | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ARDIANA KINAN
Gelar rapat evaluasi kinerja, Kepala Dinas Sosial Kutim targetkan capaian kerja tahun 2025 lebih dari 90 persen. Kepala Dinas Sosial Kutai Timur, Ernata Hadi Sujito mengatakan, rapat ini dilakukan untuk mengevaluasi capaian kinerja tahun 2024 serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk mencapai target yang lebih tinggi pada tahun 2025.  

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Kepala Dinas Sosial Kutai Timur melakukan rapat evaluasi kinerja selama tahun 2024 pada setiap bidang. 

Rapat tersebut membahas terkait pencapaian dan kendala yang dihadapi oleh setiap bidang dalam menjalankan program kerjanya. 

Kepala Dinas Sosial Kutai Timur, Ernata Hadi Sujito mengatakan, rapat ini dilakukan untuk mengevaluasi capaian kinerja tahun 2024 serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk mencapai target yang lebih tinggi pada tahun 2025. 

Sebab, bebernya, terdapat beberapa sektor tidak mencapai target yang telah ditetapkan.

Baca juga: Tabiat Agus Buntung di Kampus Terungkap, Pernah Laporkan Dosen Pembimbing ke Dinas Sosial

"Ada bidang yang tak mencapai target, jadi itulah yang dievaluasi. Kami bersama-sama mencari tahu apa kendalanya dan langkah-langkah apa saja yang harus diambil agar tidak terulang di 2025," ungkapnya kepada TribunKaltim.co pada Selasa (7/1/2025).

Untuk itu, pihaknya melakukan identifikasi pada berbagai persoalan terkait pencapaian kinerja serta penyusunan solusi dan perbaikan untuk tahun 2025. 

Terlebih, ia menargetkan minimal capaian kinerja di setiap bidang bisa mencapai lebih dari 90 persen.

Setiap masalah yang menghambat pencapaian kinerja di 2024 harus diselesaikan sebelum 2025 dimulai.

"Untuk target capaian kinerja Dinas Sosial, 95 persen di tahun 2025," jelasnya. 

Baginya, pencapaian 100 persen tidak cukup realistis dengan adanya sisa anggaran yang tidak terpakai sepenuhnya. 

Baca juga: Dinas Sosial Berau Sukses Gelar Nikah Massal dan Isbat Nikah

Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti selisih harga hotel yang bervariasi, anggaran perjalanan dinas yang tidak sepenuhnya terealisasi, serta anggaran gaji ASN atau PPPK yang lebih dari cukup untuk mengantisipasi kenaikan gaji atau insentif.

Dengan begitu, evaluasi ini diharapkan dapat lebih efisien dan maksimal dalam menjalankan program kerja di tahun 2025.

Setelah rapat evaluasi ini, rencananya pekan depan kami akan menggelar rapat persiapan kegiatan tahun 2025.

"Dalam rapat tersebut, semua kegiatan dari rencana anggaran kegiatan akan dijabarkan secara rinci," ujarnya. (*) 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved