Berita Samarinda Terkini
Audit Dishub soal Hasil Parkir di Samarinda, Walikota Andi Harun Berharap untuk Bersabar
Persoalan tata kelola parkir di Kota Samarinda kembali menjadi sorotan publik setelah Walikota Samarinda, Andi Harun
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Persoalan tata kelola parkir di Kota Samarinda kembali menjadi sorotan publik setelah Walikota Samarinda, Andi Harun melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah ruas jalan beberapa waktu lalu.
Dalam sidak tersebut, ditemukan ketidakefektifan dalam pembagian hasil parkir antara Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dengan juru parkir (jukir) binaan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda.
Pembagian hasil parkir yang selama ini diterapkan, yakni 70 persen untuk jukir dan 30 persen untuk pemerintah, dinilai kurang adil.
Hal ini sebelumnya dikatakan langsung oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, sambil menegaskan bahwa pemasukan kas daerah terkait sektor parkir dikatakan jauh dari optimal.
Baca juga: Diduga Tabrak Truk Parkir di Kariangau Balikpapan, Seorang Pemotor Tewas di Tempat
Dengan pembagian 70 persen ke jukir dan 30 persen ke pemerintah ini, tentu sebagian besar pendapatan hanya dinikmati oleh pihak tertentu.
"Sebab itu, ini harus segera dievaluasi agar pendapatan parkir bisa memberikan kontribusi lebih besar bagi pembangunan kota,” tegas Andi Harun.
Sejak saat itu, Wali Kota Andi Harun menginstruksikan Marnabas Patiroy, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, untuk mempersiapkan audit terhadap Dishub Samarinda dengan segera.
Audit ini dilakukan oleh Inspektorat Kota Samarinda guna menelusuri lebih lanjut pengelolaan parkir yang ada.
Saat dikonfirmasi terkait perkembangan audit, Andi Harun menyampaikan bahwa prosesnya masih berlangsung dan membutuhkan waktu karena sifatnya yang kompleks.
“Hingga saat ini, auditnya masih berjalan karena memang complicated,” ungkapnya pada Jumat (17/1/2025) di Samarinda.
Baca juga: Walikota Andi Harun akan Libatkan Kejari Samarinda untuk Benahi Pengelolaan Parkir
Walikota Andi Harun mengungkapkan bahwa saat ini tim audit sedang menelusuri satu persatu terkait sektor parkir di Kota Samarinda.
Dengan adanya audit ini, Pemkot Samarinda berharap dapat menemukan solusi yang lebih efektif dalam pengelolaan parkir.

Sehingga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan mendukung pembangunan kota secara keseluruhan.
Masyarakat diminta untuk bersabar menunggu hasil audit yang tengah dilakukan oleh Inspektorat Kota Samarinda.
“Bersabar saja menunggu, pasti akan kami update ke publik. Inspektorat yang melakukan audit, dan saya akan menunggu hasilnya,” katanya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.