Berita Samarinda Terkini
Pastikan LPG 3 Kg Tepat Sasaran, Disdag Samarinda Salurkan 18 Ribu Kartu Kendali Pembelian
Disdag Kota Samarinda telah melakukan upaya untuk memastikan penyaluran gas elpiji 3 kilogram tepat sasaran
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Meski Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terkenal sebagai salah satu daerah penghasil sumber daya alam berupa minyak dan gas bumi, nyatanya masyarakat Bumi Etam ini juga masih menghadapi kelangkaan LPG 3 Kg.
Kalaupun ada, masyarakat harus merogoh kocek cukup dalam untuk memperoleh tabung melon tersebut.
Berdasarkan pemberitaan dari sejumlah wilayah, harga tabung melon di Kota Balikpapan harga mencapai Rp65 ribu, Kota Samarinda Rp 40 ribu, Kabupaten Mahakam Ulu R p65 ribu, Kabupaten Penajam Paser Utara sebesar Rp 60 ribu dan sejumlah daerah lainnya juga mengalami kelangkaan dan harga meroket.
Baca juga: Penyaluran Gas 3 Kg di Samarinda Diperketat, Tangkal Penimbun dan Aksi Suntik
Untuk di ibu kota Provinsi Kaltim sendiri, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda telah melakukan upaya untuk memastikan penyaluran gas elpiji 3 kilogram tepat sasaran.
Salah satunya dengan menyalurkan sekitar 18.000 kartu kendali pembelian gas elpiji bersubsidi kepada warga kurang mampu.
"Program penyaluran ini sudah berjalan sejak 2024 lalu di 59 kelurahan, 10 kecamatan," kata Kepala Disdag Kota Samarinda, Nurrahmani, Selasa (4/2/2025).
Kemudian sesuai aturan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), saat ini agen resmi Pertamina tidak diperbolehkan lagi menjual gas melon kepada pengecer.
Slkalaupun harus, pengecer elpiji bersubsidi wajib mendaftarkan diri untuk menjadi pangkalan komoditas produk Pertamina tersebut.
Nurrahmani menyebut, kebijakan yang menghentikan penyaluran gas ke pengecer berlaku sejak 1 Februari 2025 kemarin.
"Kami telah melakukan verifikasi data warga miskin yang berhak mendapatkan gas bersubsidi melalui data social security number (SSN) dan Dinas Sosial," ucapnya.
Bukan tanpa sebab, pihaknya juga ingin menargetkan penyaluran gas bersubsidi tertuju kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
"Kami tidak bisa mengintervensi, Tapi kami akan mengawasi ketat agar penyaluran gas bersubsidi tepat sasaran," tegasnya.
Pemkot Samarinda, ujarnya, telah menerapkan sistem kartu kendali untuk pembelian gas elpiji 3 kg. Dengan kartu kendali itu, diharapkan penyaluran gas bersubsidi dapat lebih terkontrol dan tepat sasaran.
"Masyarakat yang memiliki kartu kendali dapat membeli gas bersubsidi di pangkalan resmi dengan harga yang telah ditetapkan," kata Nurrahmani.
Sebagai informasi, untuk memudahkan masyarakat menemukan pangkalan LPG 3 kg terdekat, Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan akses pencarian melalui tautan https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg atau dapat melalui layanan Call Center 135.
Komisi IV DPRD Samarinda Minta Pemkot Petakan Ulang Sekolah Prioritas untuk Dibangun |
![]() |
---|
Astra Honda Racing Team Siap Tampil Kompetitif di ARRC Mandalika |
![]() |
---|
Dilema Terminal Bayangan Jalan APT Pranoto, Jadi Pilihan Warga Samarinda, Ditegur Satpol PP Kaltim |
![]() |
---|
Penumpang dan Pengelola Bus Anggap Terminal Bayangan Samarinda Mudahkan Akses, Harga Tiket Sama |
![]() |
---|
Sistem Tilang ETLE di Samarinda Belum Berfungsi, Ribuan Pengendara Masih Melanggar Lalulintas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.