Kamis, 30 April 2026

Berita Mahulu Terkini

Masyarakat Kampung Laham Mahulu Kaltim Harap Akses Jalan dan Listrik Segera Ditingkatkan

Masyarakat Kampung Laham, Kecamatan Laham, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur menghadapi tantangan infrastruktur yang belum memadai

Tayang:
Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/KRISTIANI TANDI RANI
PEMBANGUNAN - Suasana pembangunan di Kampung Laham, Kecamatan Laham, Kabupaten Mahulu, Kaltim, Rabu (5/3/2025). Masyarakat Kampung Laham, Kecamatan Laham, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur menghadapi tantangan infrastruktur yang belum memadai. (TRIBUNKALTIM.CO/KRISTIANI TANDI RANI) 

TRIBUNKALTIM.CO,UJOH BILANG - Masyarakat Kampung Laham, Kecamatan Laham, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur menghadapi tantangan infrastruktur yang belum memadai. 

Petinggi Kampung Laham, Petrus Juk, menyoroti pentingnya perbaikan akses jalan dan penyediaan listrik untuk mendukung aktivitas masyarakat.  

"Itu yang agak susah. Kalau sudah hujan, jalan tidak bisa dilewati," ujarnya saat ditemui TribunKaltim.co, Kamis (6/3/2025).  

Kampung Laham merupakan salah satu wilayah tua di Mahulu yang berdiri sejak tahun 1886. 

Baca juga: Kepala Kampung Laham Mahulu Kaltim Gencar Tangani Kasus Stunting Sedini Mungkin

Wilayah ini berbatasan dengan Long Urai di barat, serta Long Hubung dan Matalibaq di timur. Namun, akses transportasi masih menjadi kendala utama.  

"Kami harus menyeberang sungai, perlu kapal feri penyeberangan yang maksimal untuk menyambung akses kita ke provinsi, ke ibu kota kabupaten, dan kampung-kampung sekitar," jelasnya.  

Selain akses jalan antarwilayah, kondisi jalan dalam kecamatan juga masih jauh dari kata ideal.  

"Jalan di dalam kecamatan belum selesai, belum maksimal," ungkapnya.  

Selain infrastruktur jalan, masyarakat Kampung Laham juga berharap adanya percepatan pembangunan listrik PLN.  

"Kami berharap mudah-mudahan tahun ini listrik PLN bisa dibangun ke Kampung Laham," harapnya.  

Ia telah menjabat sebagai petinggi sejak Oktober 2019 melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW). 

Pada 2021, ia terpilih kembali sebagai petinggi definitif hingga 2029, setelah mendapat perpanjangan masa jabatan selama dua tahun.  

"Saya saat ini berusia 52 tahun, dan sejak menjabat saya terus mendorong peningkatan infrastruktur untuk masyarakat," katanya.  

Mayoritas penduduk Kampung Laham berprofesi sebagai petani dan pekebun.  

"Di sini sekitar 70-75 persen masyarakatnya adalah petani dan pekebun, selebihnya pegawai, TKK, honorer, dan buruh," ucapnya.  

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved