Berita Mahulu Terkini
Masyarakat Kampung Laham Mahulu Kaltim Harap Akses Jalan dan Listrik Segera Ditingkatkan
Masyarakat Kampung Laham, Kecamatan Laham, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur menghadapi tantangan infrastruktur yang belum memadai
Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,UJOH BILANG - Masyarakat Kampung Laham, Kecamatan Laham, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur menghadapi tantangan infrastruktur yang belum memadai.
Petinggi Kampung Laham, Petrus Juk, menyoroti pentingnya perbaikan akses jalan dan penyediaan listrik untuk mendukung aktivitas masyarakat.
"Itu yang agak susah. Kalau sudah hujan, jalan tidak bisa dilewati," ujarnya saat ditemui TribunKaltim.co, Kamis (6/3/2025).
Kampung Laham merupakan salah satu wilayah tua di Mahulu yang berdiri sejak tahun 1886.
Baca juga: Kepala Kampung Laham Mahulu Kaltim Gencar Tangani Kasus Stunting Sedini Mungkin
Wilayah ini berbatasan dengan Long Urai di barat, serta Long Hubung dan Matalibaq di timur. Namun, akses transportasi masih menjadi kendala utama.
"Kami harus menyeberang sungai, perlu kapal feri penyeberangan yang maksimal untuk menyambung akses kita ke provinsi, ke ibu kota kabupaten, dan kampung-kampung sekitar," jelasnya.
Selain akses jalan antarwilayah, kondisi jalan dalam kecamatan juga masih jauh dari kata ideal.
"Jalan di dalam kecamatan belum selesai, belum maksimal," ungkapnya.
Selain infrastruktur jalan, masyarakat Kampung Laham juga berharap adanya percepatan pembangunan listrik PLN.
"Kami berharap mudah-mudahan tahun ini listrik PLN bisa dibangun ke Kampung Laham," harapnya.
Ia telah menjabat sebagai petinggi sejak Oktober 2019 melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW).
Pada 2021, ia terpilih kembali sebagai petinggi definitif hingga 2029, setelah mendapat perpanjangan masa jabatan selama dua tahun.
"Saya saat ini berusia 52 tahun, dan sejak menjabat saya terus mendorong peningkatan infrastruktur untuk masyarakat," katanya.
Mayoritas penduduk Kampung Laham berprofesi sebagai petani dan pekebun.
"Di sini sekitar 70-75 persen masyarakatnya adalah petani dan pekebun, selebihnya pegawai, TKK, honorer, dan buruh," ucapnya.
| Air Sungai Surut, Kapal Angkutan Mahulu Hanya Sampai Kecamatan Laham di Wilayah Sungai Barito |
|
|---|
| Harga LPG Non-Subsidi Naik, Warung Makan di Long Bagun Mahulu Tertekan |
|
|---|
| Dishub Akui Ada Sinyal Kenaikan Tarif Travel ke Mahulu, Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi |
|
|---|
| 156 Peserta Berebut Jadi Pendamping Kampung di Mahakam Ulu |
|
|---|
| Mahulu Buka Rekrutmen 95 Orang Pendamping Kecamatan dan Kampung, 156 Peserta Ikut Seleksi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250306-Suasana-pembangunan-di-kampung-Laham.jpg)