Berita Mahulu Terkini
PSU Pilkada Mahulu 2024 Digelar 24 Mei 2025, KPU Targetkan Minimal 80 Persen Partisipasi Pemilih
PSU Pilkada Mahulu 2024 digelar 24 Mei 2025, KPU targetkan minimal 80 persen partisipasi pemilih.
Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mahakam Ulu (Mahulu), Paulus Winarno Henratmukti, menegaskan bahwa seluruh tahapan pemungutan suara ulang (PSU) harus dijalankan dengan sebaik-baiknya sesuai putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Hal itu ia sampaikan dalam agenda pendaftaran pasangan calon pengganti di Kantor KPU Mahulu, Senin (10/3/2025).
"Benar-benar menjalankan semua tahapan yang telah diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi dengan sebaik-baiknya," katanya.
Ia menjelaskan bahwa PSU akan mengikuti alur tahapan baru yang mencakup pencalonan, kampanye, dan pemungutan suara pada 24 Mei 2025.
"Perlu saya jelaskan di sini sedikit bahwa pencalonan PSU ini kita mulai dari tahapan pencalonan, kampanye, terus nanti pemungutan suara di tanggal 24 Mei," ucapnya.
Ia menekankan bahwa 24 Mei jatuh pada hari Sabtu, bukan hari kerja atau hari libur nasional.
Oleh karena itu, ia meminta seluruh peserta pemilu, termasuk partai politik, untuk memastikan pemilih tetap menggunakan hak pilihnya.
"Ingat ya, tanggal 24 Mei adalah hari Sabtu, bukan hari kerja, bukan hari yang diliburkan. Dan saya minta kepada partisipan, semua parpol, supaya menggunakan hak suaranya," tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa PSU akan tetap menggunakan daftar pemilih tetap (DPT) yang sama seperti pada pemilihan 27 November 2024 lalu.
"Salah satu putusan yang disebutkan MK adalah kita masih menggunakan DPT pada saat 27 November kemarin," tegasnya.
Baca juga: PSU Pilkada Mahulu 2024, KPU Ajak Semua Pihak Berpartisipasi dengan Semangat Demokrasi Sehat
KPU Mahulu menargetkan partisipasi pemilih dalam PSU ini tetap tinggi, minimal menyamai angka partisipasi sebelumnya yang mencapai 80 persen.
"Jangan sampai ketika kita melakukan PSU, partisipasi kita malah menurun. Saya mengharapkan itu. Target KPU adalah partisipasi tetap sama, sama seperti kemarin, yaitu 80 persen," sebutnya.
Ia juga meminta semua pihak untuk terus menyosialisasikan jadwal PSU kepada masyarakat.
"Tolong disampaikan kepada partisipan semua bahwa menggunakan hak pilihnya pada tanggal 24 Mei adalah hari Sabtu," tambahnya.
Namun, ia mengakui bahwa tahapan kampanye bagi pasangan calon pengganti kali ini cukup singkat, yakni hanya 55 hari.
"Selanjutnya adalah, ini agak berat diomongkan. Kenapa agak berat? Karena kampanyenya cuma pendek, 55 hari," tuturnya.
Baca juga: Bakal Calon Wabup Mahulu Suhuk Optimistis Menang di PSU Pilkada Mahulu: Yakin Bisa Lewati 80 Persen
Dalam waktu singkat tersebut, ia meminta pasangan calon untuk benar-benar memaksimalkan kampanye dan memanfaatkan setiap momen dengan sebaik mungkin.
"Untuk calon pengganti, saya minta maksimalkan waktu 55 hari ini. Kita tidak menggunakan tahapan yang lama. Tahapan yang lama cukup panjang, tapi tahapan di PSU ini hanya 55 hari," ujarnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya debat publik sebagai bagian dari kampanye.
"Tolong dimaksimalkan, dan satu kali debat publik. Pergunakan kesempatan kampanye ini semaksimal mungkin dan se-efficient mungkin," jelasnya.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.