Berita Samarinda Terkini
Tim Hantu Banyu Dinas PUPR Samarinda Normalisasi Drainase di Perumahan Talangsari Regency
Pantauan TribunKaltim.co, tim hantu banyu mengoperasikan excavator dan sebuah truk pengangkut sedimen lumpur dari drainase
Penulis: Nevrianto | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM. CO, SAMARINDA - Kerap banjir saat cuaca hujan aspirasi tersebut disampaikan pada Walikota Samarinda dan langsung ditindak lanjuti Tim Hantu Banyu Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Samarinda untuk lakukan normalisasi drainase di kawasan Perumahan Talangsari Regency wilayah RT 03 Kelurahan Tanah Merah Kecamatan Samarinda Utara Kalimantan Timur, Senin (10/3/2025).
Pantauan TribunKaltim.co, tim hantu banyu mengoperasikan excavator dan sebuah truk pengangkut sedimen lumpur dari drainase.
Baca juga: Kinerja Dishub Samarinda Dievaluasi, dari Parkir Liar hingga Lampu Jalan
"Kami dari tim Hantu Banyu Dinas PUPR Samarinda sudah dihari ketiga ini melakukan normalisasi mengingat kawasan Jalan Perumhan Talangsari Regency disini wilayah dekat cluster Anggrek dan akses Jalan umum kerap terendam banjir ketika hujan, " Ungkap kordinator lapangan Hantu Banyu, Misiran.
Kordinator Hantu Banyu melanjutkan excavator, truk dan 6 anggota hantu banyu melakukan normalisasi drainase yang diisi lumpur dan pasir menyumbat aliran air.
"Normalisasi juga dilakukan di kawasan polder area perumahann Talangsari Regency Cluster Anggrek.
Warga dekat dengan drainase yang juga punya usaha warung kelontong, RT 03 Baharuddin menanggapi normalisasi drainase dari tim Hantu Banyu.
" Seminggu lalu tim dinas PUPR Samarinda dialog dengan warga, Tim Dinas PUPR Samarinda jika anggaran keluar yang didahululan parit dari pada pegecoran Jalan. Kecuali anggaran dua duanya cair maka bisa saja dilakukan semua kecuali kalau mau dimarahi masyarakat ya jalan didahulukan, "ucapnya.
Selain penanganan banjir diutarakan Baharuddin,warga perumahan Talangsari Regency ada dua faktor yang perlu diatasi.
" Pertama masalah penanggulangan banjir,, kedua air bersih perlu jaringan PDAM masuk. Karena terlalu tinggi bayar air disini.Rumah anak saya kosong terus bayar masak sampai 600ribu bayar perbulan. Saat dicek, saya ajak pekerja dari pihak pengelola WTP Perumahan bak kosong, anginnya mengalir deras disaat jam penjatahan air, "jelasnya.(*)
| Kasus Dana Hibah KONI Samarinda, Pembelaan Terdakwa: Bukan Niat Korupsi, Hanya Salah Tafsir |
|
|---|
| Pemkot Samarinda Belum Terapkan WFH ASN, Tunggu Arahan Walikota Andi Harun |
|
|---|
| 7 Saksi di Sidang Kasus Korupsi KONI Samarinda, Terungkap Ada Praktik Pinjam CV dan Dana Talangan |
|
|---|
| UMKM Minuman dan Kuliner di Samarinda Terhimpit Kenaikan Harga Plastik |
|
|---|
| Dishub Samarinda Siapkan Angkutan Massal, Tarif Mulai Rp1.000 Tanpa Ngetem |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250311_normalisasi-drainase.jpg)