Berita Samarinda Terkini
Perpustakaan Daerah Kaltim di Samarinda Kerap Kena Banjir, Bakal Pindah ke Eks Bandara
Pemindahan tempat layanan tersebut telah diusulkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim sejak 2022.
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kerap menjadi langganan banjir saat musim penghujan, layanan Perpustakaan Daerah dan Arsip (Perussip) Kalimantan Timur (Kaltim) yang kini berada di Jalan Juanda, Kota Samarinda akan berpindah tempat.
Pemindahan tempat layanan tersebut telah diusulkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim sejak 2022.
Awalnya DPK mengusulkan agar Perpustakaan Kaltim berpindah ke Gedung Atlet, komplek Stadion Kadrie Oening, Jalan KH Wahid Hasyim, Samarinda.
Namun rencana itu tidak dapat direalisasikan sebab Hotel Atlet telah diaktifkan kembali usai Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) di bulan September 2024 lalu.
Baca juga: Dampak Banjir di Samarinda, Pedagang di Kawasan Bengkuring Rugi Jutaan Rupiah
Oleh sebab itu, Pemprov Kaltim berencana membangun pusat perkantoran baru terpadu di kawasan eks-Bandara Temindung, Samarinda.
Selain perpustakaan daerah, gedung tersebut juga akan diisi oleh 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kini berkantor di Jalan Basuki Rahmat Samarinda.
Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim Anita Natalia Krisnawati mengatakan pihaknya sudah mengetahui desain tata letak (layout) pembangunan Gedung Kompleks Perkantoran Pemprov Kaltim di kawasan eks Bandara Temindung Samarinda.
Ia menjelaskan, pekan lalu DPK telah didatangi oleh tim konsultan yang menangani pembangunan gedung baru yang mendata keperluan kantor seperti layanan, sekretariat dan bidang masing-masing.
Berdasarkan informasi yang ia terima, pembangunan gedung perkantoran terpadu tersebut akan dimulai pada 2026 mendatang.
"Karena saat ini pemerintah sedang fokus pada efisiensi anggaran. Estimasinya 2 tahun pengerjaan. Jadi sekitar 2028 Insyaallah sudah bisa ditempati," ungkap Anita, Rabu (12/3/2025).
Anita juga membeberkan desain Gedung Kompleks Perkantoran Pemprov Kaltim ini terdiri dari empat tower, yang per bangununan akan akan diisi dua hingga tiga OPD.
Berdasarkan hasil layout yang dipaparkan oleh tim konsultan, masing-masing tower ini akan dibangun dengan 11 lantai.
Untuk Perpustakaan dan DPK Kaltim akan digabung satu tower dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kaltim.
Anita menjelaskan untuk DPK Kaltim akan menempati lantai 1-7. Lantai 1-4 akan digunakan sebagai tempat layanan dan Perpustakaan Daerah Kaltim, kemudian lantai 5-7 untuk perkantoran seperti ruang kepala dinas, kepala bidang dan sekretariat.
"Karena dinas kami sistemnya pelayanan publik, jadi lantai 1-7 itu diisi DPK, kemudian lantai 8-10 itu BRIDA Kaltim dan lantai ke 11-nya rooftop," pungkas Anita. (*)
| Geger, Mayat Pria Ditemukan di Belakang GOR Unmul Samarinda |
|
|---|
| WFH ASN Samarinda Ubah Pola Kerja, Diskominfo Tekankan Adaptasi Digital dan Pengawasan Berlapis |
|
|---|
| Aliansi Masyarakat Kaltim Desak Gubernur Mundur, Donasi Hari Pertama Capai Rp20 Juta |
|
|---|
| Keluarga Minta Audit Independen Dugaan Malapraktik di RSUD AWS Samarinda, Awal Mula Luka Bayi |
|
|---|
| Perda TBC Disosialisasikan, Pemkot Samarinda Serius Tekan Kasus Tuberkulosis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/PERPUSTAKAAN-DAERAH-SAMARINDA.jpg)