Berita Samarinda Terkini
Samarinda Waspada Kemarau Ekstrem, Walikota Terbitkan Imbauan Kesiapsiagaan
Pemkot Samarinda mengeluarkan imbauan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026 yang diprediksi lebih panas dan kering
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Ringkasan Berita:
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Kota Samarinda mengeluarkan imbauan kemarau Samarinda 2026 sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang diprediksi datang lebih cepat, lebih panas, dan lebih kering.
Imbauan tersebut diterbitkan melalui surat resmi Walikota Samarinda Andi Harun dengan Nomor: 300.2 / 0913 / 300.06 tertanggal 6 April 2026.
Langkah ini diambil berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi cuaca di Kalimantan Timur, termasuk Kota Samarinda.
Kemarau Diprediksi Lebih Cepat dan Kering
Analis Kebencanaan BPBD Samarinda, Hamzah Umar, menjelaskan bahwa musim kemarau tahun ini diperkirakan akan datang lebih awal dibanding tahun sebelumnya, dengan intensitas panas yang lebih tinggi.
“Berdasarkan prediksi BMKG, bahwa kondisi Kaltim termasuk Samarinda akan memasuki musim kemarau yang lebih cepat dan tahun ini lebih kering, lebih panas dari biasanya dan puncaknya di Juli–September,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Baca juga: Antisipasi Sejak Dini Musim Kemarau, PT ITCI Hutani Manunggal Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan
Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kebakaran di kawasan permukiman.
Larangan Membakar dan Imbauan Kewaspadaan
Dalam imbauan tersebut, masyarakat diminta untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Larangan ini juga mencakup pembakaran sampah di pekarangan rumah, lahan kosong, maupun area pertanian, terutama saat angin kencang dan suhu tinggi.
Selain itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran permukiman dengan melakukan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala.
“Cek instalasi listrik, bijak dalam menggunakan air bersih, siapkan penampungan air untuk pertanian, dan segera melaporkan jika ada potensi kebakaran,” jelas Hamzah.
Baca juga: Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat, BMKG Ingatkan Risiko Kekeringan dan Karhutla
BPBD mencatat wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi berada di Kecamatan Samarinda Utara dan Kecamatan Palaran, yang didominasi kawasan pertanian.
Ancaman Kebakaran Permukiman Juga Tinggi
Meski karhutla menjadi perhatian utama, BPBD menegaskan bahwa kebakaran permukiman juga menjadi ancaman serius.
| DLH Samarinda Siapkan APD Petugas Insinerator, Target Operasional Penuh Mei 2026 |
|
|---|
| Ganjar Pranowo Ingatkan Ancaman Pembungkaman Kritik di Seminar UMKT Samarinda |
|
|---|
| Lupa Kunci Stang, Motor Honda Beat Warga Samarinda Raib Digasak Maling |
|
|---|
| Dishub Samarinda Siapkan Car Free Night dan Perluas Car Free Day untuk Hebat Energi |
|
|---|
| Andi Harun Ungkap Aspek Hukum dan Keberatannya Pemkot Samarinda Terkait JKN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260415_Suasana-Cuaca-di-Samarinda-Langit-Kemarau.jpg)