Pilkada Mahulu

KPU Mahulu Maksimalkan Sosialilasi untuk Jaga Parisipasi Pemilih

Minimnya waktu sosialisasi menjadi tantangan tersendiri dalam meningkatkan partisipasi pemilih

|
Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Nur Pratama
Tribun Jabar/Dian Herdiansyah
PSU PILKADA MAHULU - Ilustrasi Pemungutan Suara Ulang. Komisioner KPU Mahulu Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi (Perdatin), Guntur Ponda Hidayat, menegaskan bahwa jadwal yang padat dapat menghambat upaya menjangkau seluruh pemilih (Tribun Jabar/Dian Herdiansyah) 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mahakam Ulu (Mahulu) mengkhawatirkan potensi kejenuhan masyarakat dalam menghadapi pemilu. 

Minimnya waktu sosialisasi menjadi tantangan tersendiri dalam meningkatkan partisipasi pemilih.  

Komisioner KPU Mahulu Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi (Perdatin), Guntur Ponda Hidayat, menegaskan bahwa jadwal yang padat dapat menghambat upaya menjangkau seluruh pemilih.  

Baca juga: BPBD Mahulu Ingatkan Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan saat Melintasi Jalur Darat dan Sungai

“Pertama gini, yang kita khawatirkan itu kecenderungan masyarakat menjadi jenuh, bosan,” ucapnya, Sabtu (15/3/2025). 

Ia menambahkan, keterbatasan waktu menjadi kendala utama dalam memastikan informasi pemilu tersampaikan dengan optimal.  

“Itu ditambah lagi dengan waktu yang begitu mepet, kita sendiri dalam melakukan sosialisasi kan. Ketika kita melakukan sosialisasi dengan waktu yang begitu mepet, belum tentu bisa menjangkau semua,” jelasnya.  

Meski demikian, KPU tetap berupaya maksimal melalui berbagai metode, termasuk aturan, pengumuman, dan himbauan langsung kepada masyarakat.  

“Tapi dengan aturan, dengan pengumuman, dan dengan himbauan-himbauan,” katanya.  

Untuk mengatasi kendala ini, ia mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk bersama-sama mendorong masyarakat agar tetap antusias menggunakan hak pilihnya.  

“Ya harapan makanya saya tadi mengatakan kepada seluruh peserta yang hadir. Mari kita himbau masyarakat kita untuk memilih agar ini tidak menjadi penurunan,” pungkasnya.  

Dengan berbagai strategi yang diterapkan, KPU Mahulu berharap tingkat partisipasi pemilih tetap tinggi dan proses demokrasi berjalan lancar. 

"Meski adanya keterbatasan waktu dan kondisi geografis, namun kami selalu mencoba berupaya maksimal untuk PSU, terlebih ini adalah keputusan MK yang patut kita apresiasi dan laksanakan," imbuhnya.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved