Jenazah Nelayan Teritip Ditemukan
Hasil Forensik Jenazah Nelayan Teritip Balikpapan: Alami Bloating dan Tak Ada Tanda Kekerasan
Kepala Instalasi Kedokteran Kehakiman RSUD Kanujoso menyampaikan hasil pemeriksaan terhadap jenazah nelayan yang sempat hilang di Teritip Balikpapan
Penulis: Dwi Ardianto | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Menurut Endrow, jenazah ditemukan pada Senin pagi sekitar pukul 07.20 WITA oleh tim patroli dari PHM Senipah yang melihat adanya jasad mengapung di sekitaran RIG South Mahakam.
"Kami langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan mengerahkan armada Basarnas yang didukung oleh unsur TNI AL untuk melakukan pengecekan ke lokasi," ungkapnya.
Setelah dilakukan identifikasi berdasarkan ciri-ciri fisik dan pakaian yang digunakan, dipastikan bahwa jenazah tersebut adalah JH, nelayan yang dilaporkan hilang sejak empat hari lalu.
Baca juga: Hari ke-3 Pencarian Nelayan yang Hilang di Perairan Teritip Balikpapan, Basarnas Bagi 4 SRU
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 22 nautical mile (NM) ke arah selatan dari titik lokasi awal kejadian.
Jenazah kemudian dievakuasi ke posko dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan untuk penanganan lebih lanjut.
Endrow menyatakan bahwa dengan ditemukannya korban, maka operasi pencarian resmi dinyatakan ditutup.
Operasi ini melibatkan satu tim rescue Basarnas yang beranggotakan enam personel, didukung oleh unsur potensi SAR lainnya seperti dua tim dari BPBD, satu tim dari TNI AL, personel Polairud, PMI, serta para relawan dan pihak keluarga.
Selama empat hari pencarian, tim SAR menggunakan empat unit armada, termasuk RBB dari Basarnas, RBB TNI AL, speed boat BPBD, serta armada dari Polairud dan keluarga korban.
Baca juga: Kronologi Hilangnya Nelayan di Perairan Teritip, Balikpapan, Jatuh dari Kapal Saat Memancing
Cuaca yang bersahabat serta perhitungan arah angin dan arus laut turut mendukung kelancaran proses pencarian dan evakuasi.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam pencarian ini, baik dari unsur pemerintah maupun relawan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," tutup Endrow. (*)
Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250407_Heryadi_Bawono_Putro_RSUD_Kanujoso.jpg)