Bupati Mudyat Noor Lantik Ketua dan Pengurus TP PKK PPU: 'Kita Membutuhkan Kolaborasi yang Kuat'
Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor melantik Tim Penggerak Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), periode 2025-2029
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Amelia Mutia Rachmah
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor melantik Tim Penggerak Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), periode 2025-2029.
Pelantikan itu berlangsung di gedung Graha Pemuda, Kelurahan Nipah-nipah, Kecamatan Penajam, pada Sabtu (26/4/2025).
Mudyat melantik istrinya, Dewi Yuliana, sebagai nahkoda utama PKK PPU, dan selanjutnya turut melantik para jajarannya.
Ia diamanahi menjadi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), yang diharapkan mampu mengembangkan potensi ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Bupati Mudyat Noor menyampaikan bahwa jabatan sebagai Ketua PKK dan Dekranasda, merupakan peran strategis, yang berfungsi sebagai mitra pemerintah daerah dalam mewujudkan visi pembangunan PPU yang merata.
Baca juga: Pemkab PPU Tingkatkan Kualitas SDM dengan Penguatan Kerjasama dengan Perguruan Tinggi
"Kita membutuhkan peran aktif dan kolaborasi yang kuat dari seluruh elemen ini," ungkapnya.
Mudyat juga berharap agar para pengurus yang baru dilantik, dapat segera bergerak dan memberikan kontribusi nyata, bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
"Program-program pemerintah akan lebih efektif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat jika didukung oleh gerakan yang terstruktur dan terkoordinasi dengan baik," sambungnya.
Ketua TP PKK PPU, Dewi Yuliana, menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah deklarasi komitmen bersama, untuk membangun sinergi yang solid, kolaborasi yang produktif, dan gerakan nyata yang berdampak positif bagi masyarakat PPU.
"Hari ini adalah momen yang sangat bermakna dan strategis. Kami menyadari bahwa tugas ke depan tidaklah ringan, namun dengan kebersamaan, dengan semangat gotong royong, dan dengan dukungan dari seluruh pihak, Insya Allah kita akan mampu melanjutkan program-program strategis yang telah berjalan dan melahirkan inovasi-inovasi baru demi kemajuan PPU," jelasnya.
Baca juga: Pemkab PPU Dukung Program 3 Juta Rumah, Minta Pengembang Bisa Penuhi Sarana Utilitas Perumahan
Peran penting lainnya yang diemban oleh Dewi Yuliana adalah sebagai Ketua Pembina Posyandu, garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, serta Bunda PAUD, sosok sentral dalam pengembangan pendidikan anak usia dini di PPU.
Pelantikan ini turut disaksikan oleh jajaran lengkap Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para Asisten Sekretariat Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten PPU, serta para lurah dan kepala desa, di PPU. (*)
Demo Memanas di 11 Kota: Jakarta, Surabaya, hingga Makassar, Rakyat Tuntut Keadilan |
![]() |
---|
Setelah Eko Patrio, Kini Uya Kuya Minta Maaf karena Joget di DPR, Tidak Bermaksud Meledek |
![]() |
---|
Satbrimob Polda Kaltim Gelar Sholat Gaib dan Doa Bersama untuk Almarhum Affan Kurniawan |
![]() |
---|
Demonstran di DPR Cari Sahroni, Eko Patrio, Uya Kuya, dan Tagih Janji Puan Buka Pintu untuk Rakyat |
![]() |
---|
Mayoritas Area di Kaltim Bakal Hujan Sepanjang Hari, Cek Ramalan Cuaca Akhir Pekan, 30 Agustus 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.