Berita Regional Terkini
Vasektomi Trending, Alasan Dedi Mulyadi Dorong Jadikan KB Pria Syarat Terima Beasiswa dan Bansos
Vasektomi trending. Alasan Dedi Mulyadi, Gubernur Jabar mendorong KB pria menjadi syarat terima beasiswa dan bansos di Jawa Barat.
Ia bahkan membagikan pengalaman pribadinya.
"Saya pernah menemukan satu keluarga punya 22 anak, punya 16 anak. Saya di Majalengka bertemu dengan anak-anak yang jualan kue di alun-alun.
Akhirnya, saya bertemu dengan orangtuanya yang lagi di kontrakan. Bapaknya ada, anaknya jualan kue. Ternyata sudah punya 10 anak dan ternyata ibunya lagi hamil lagi yang ke-11," ungkapnya.
Menurut Dedi, berbagai bantuan seperti sambungan listrik baru, beasiswa, bantuan rumah tidak layak huni (rutilahu), dan bantuan sosial lainnya akan diberikan hanya kepada masyarakat yang sudah ikut program KB.
"Ada sekitar 150 ribu penerima bantuan sambungan listrik baru dari Pemprov. Syaratnya, boleh, tetapi harus KB dulu," tegasnya.
"Anak-anaknya nanti ada yang beasiswa, boleh, tetapi ibunya harus KB dulu.
Nanti misalnya ada penerima bantuan masih usia produktif, boleh, tetapi harus KB dulu.
Nanti ada bantuan rutilahu terintegrasi provinsi dan kabupaten/kota, boleh, tetapi harus KB dulu," tambah Dedi.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya konsisten menuntut penerima bantuan untuk mengikuti KB terlebih dahulu, dengan penekanan khusus pada partisipasi laki-laki.
"Jangan membebani reproduksi hanya perempuan. Perempuan jangan menanggung beban reproduksi. Harus laki-lakinya.
Kenapa harus laki-laki karena misalnya nanti perempuannya banyak problem. Misalnya lupa minum pilnya atau lainnya," ujar Dedi.
Baca juga: Kata Dedi Mulyadi soal Lexus yang Nunggak Pajak Rp 42 Juta, Daftar Kendaraan Milik Gubernur Jabar
Data Bansos dan KB Akan Diintegrasikan
Dedi juga menyoroti pentingnya integrasi data kependudukan dengan data kepesertaan KB. Ia menekankan bahwa verifikasi penerima bantuan ke depan akan dilakukan melalui data tersebut.
"Jadi, ketika nanti kami menurunkan bantuan, dicek dulu. Sudah ber-KB atau belum. Kalau sudah ber-KB boleh terima bantuan. Jika belum ber-KB, KB dulu. KB-nya harus KB laki-laki, KB pria. Ini serius," katanya.
Meski mengaku belum beristri, Dedi menegaskan keberpihakannya kepada perempuan.
"Walaupun saya tidak punya istri, saya berpihak kepada kaum perempuan, tetapi perempuan yang memiliki tekad kuat mewujudkan kualitas dan kesejahteraan keluarga," tuturnya.
Insentif untuk Desa Istimewa
| Kata Dedi Mulyadi soal Lexus yang Nunggak Pajak Rp 42 Juta, Daftar Kendaraan Milik Gubernur Jabar |
|
|---|
| Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto Laporkan Wakilnya, Cecep Nurul Yakin ke Polisi, Reaksi Dedi Mulyadi |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Resmi Larang Permintaan Sumbangan di Jalan Raya di Seluruh Jawa Barat |
|
|---|
| Dishub Bogor Bantah Potong Uang Kompensasi Angkot dari Dedi Mulyadi: 'Murni Keikhlasan Sopir Angkot' |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250429_Vasektomi-trending_Gubernur-Jabar_Dedi-Mulyadi_KB-pria_beasiswa_bansos.jpg)