Berita Kaltim Terkini
TBC Jadi Ancaman di Kaltim, Daftar 3 Kota/Kabupaten dengan Banyak Temuan Kasus
Penyakit TBC masih menjadi ancaman di Kalimantan Timur (Kaltim). Daftar 3 kota/kabupaten dengan temuan banyak kasus.
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Amalia Husnul A
TRIBUNKALTIM.CO - Penyakit tuberkulosis (TBC) masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Menurut data sementara yang berhasil dihimpun Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, saat ini terdapat 30 persen penduduk Benua Etam yang terjangkit TBC.
Dalam berbagai temuan kasus TBC di Kaltim, sebagian besar justru tidak sadar telah terjangkit infeksi serius pada paru-paru tersebut.
Akibatnya sepanjang tahun 2024 tercatat 500 warga Kaltim meninggal dunia akibat TBC.
Baca juga: 2000 WNI jadi Sampel Uji Coba Terakhir, Vaksin TBC Bill Gates Segera Diluncurkan
Dinkes Kaltim sendiri telah menarget 50 persen atau 21.000 penderita TBC harus diobati.
Namun hingga Maret 2025 hanya 9000-an orang yang berhasil mendapat pengobatan.
Bukan karena tidak mampu mengobati, namun ungkap Kepala Dinkes Kaltim dr. Jaya Mualimin bahwa kendala terbesar adalah kurangnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri.
"Rata-rata lambat pemeriksaan, tidak terdeteksi, pas datang sudah parah di bagian paru-paru," ujarnya, ujarnya beberapa waktu lalu.
Gentingnya lagi karena kurangnya kesadaran itu membuat penyebaran TBC menjadi sangat cepat karena para penderita bebas berinteraksi dengan orang lain.
"Kalau batuk tak kunjung sembuh, dan kadang berdarah, periksakan diri ke puskesmas terdekat.
Gratis, obatnya juga gratis dan akan didampingi.
Penderita harus diobat selama 6-9 bulan," tegas dr. Jaya.
Kemudian sebagai upaya pemerintah meminimalisir penyebaran, Dinkes Kaltim akan membagikan alat Tes Cepat Molekul (TCM) ke seluruh puskesmas kabupaten dan kota.
Dengan alat yang bisa didapatkan di setiap puskesmas tersebut masyarakat bisa melakukan pemeriksaan diri sendiri.
Baca juga: 4 Unsur Penyakit TBC Menyebar di Kaltim, Dinkes Soroti Samarinda, Kukar dan Balikpapan
Pembagian TCM telah sampai di Kabupaten Kutai Timur.
| Deteksi Dini Infeksi Paru-Paru, Pemkot Balikpapan Galakkan Program Skrining TBC Gratis |
|
|---|
| Dinkes Minta Penderita TBC di Berau Kaltim agar Tidak Putus Obat Selama 6 Bulan |
|
|---|
| DKK Catat 1.825 Kasus TBC di Balikpapan, Pola Hidup Tidak Sehat Jadi Salah Satu Pemicunya |
|
|---|
| Reaksi Walikota Andi Harun Atas Dorongan untuk Membuat Perwali Penanggulangan TBC di Samarinda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250219_program-skrining-gratis-di-Balikpapan.jpg)