Pertamax Tersedia di Balikpapan
Daftar 13 SPBU di Balikpapan yang Buka 24 Jam, Pertamina Minta Maaf dan Pastikan Layanan Membaik
Daftar 13 SPBU di Balikpapan yang buka 24 jam, Pertamina minta maaf dan pastikan layanan akan terus membaik.
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Rita Noor Shobah
Antrean kendaraan roda dua dan roda empat tampak mengular hingga ke badan jalan, mengganggu kelancaran arus lalu lintas di sekitarnya.
Baca juga: Kapolresta Balikpapan Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas Demi Warga Nyaman Isi BBM di SPBU
Pihak kepolisian dari Polresta Balikpapan, termasuk jajaran Sabhara, turun langsung ke lokasi untuk mengatur arus kendaraan serta membantu petugas SPBU dalam mengarahkan kendaraan yang masuk ke area pengisian BBM.
Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir potensi kemacetan dan kericuhan di lokasi antrean.
“Saya dari jam 6 pagi sudah antre, baru dapat BBM sekitar jam 08.30,” ujar Iwan, warga Balikpapan Selatan yang ditemui di SPBU MT Haryono.
Kondisi antrean di SPBU tersebut bahkan mencapai depan restoran Mie Gacoan MT Haryono, sementara untuk kendaraan roda dua, antrean memanjang dua baris dari arah Terminal Balikpapan Permai hingga ke depan Rumah Makan Padang Upik.
“Mau gak mau harus antre, daripada motor gak bisa jalan,” keluh Nina Ferlina, seorang pengendara motor.
Menurut pengakuan petugas SPBU, stok BBM seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertalite sebenarnya tersedia.
Namun, untuk mengisi Pertalite, warga wajib menunjukkan barcode dari aplikasi MyPertamina, yang kadang memperlambat proses pengisian karena tidak semua pengguna sudah terbiasa dengan sistem tersebut.
“BBM semua jenis sudah tersedia sejak kemarin. Tapi warga panik, makanya antrean jadi panjang seperti ini,” ungkap salah satu petugas SPBU yang enggan disebut namanya.
Baca juga: Warga Balikpapan Antre BBM, 7 Poin Kesepakatan Pertamina dengan DPRD, Siap Minta Maaf
Di tengah kekhawatiran warga akan kelangkaan BBM, DPRD Kota Balikpapan pada Selasa (21/5) telah memanggil pihak manajemen Pertamina dalam forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPRD.
Meski sempat berlangsung tegang akibat jawaban Pertamina yang dianggap belum memuaskan, pertemuan itu menghasilkan janji bahwa distribusi BBM di Balikpapan akan segera dinormalkan.
Masyarakat kini berharap janji tersebut segera direalisasikan, agar antrean BBM yang menyita waktu dan menimbulkan kemacetan ini tidak terus berlarut. (*)
Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.