Samarinda Dikepung Banjir
Banjir Kembali Rendam Juanda Samarinda, Warga: Sudah Kedua Kali Bulan Ini
Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda, Kalimantan Timur sejak dini hari, menyebabkan banjir di sejumlah titik, termasuk kawasan Jalan Juanda.
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Miftah Aulia Anggraini
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda, Kalimantan Timur sejak dini hari hingga pukul 11.00 WITA kembali menyebabkan banjir di sejumlah titik, termasuk kawasan Jalan Juanda yang menjadi salah satu wilayah langganan genangan air.
Intensitas hujan yang tinggi, ditambah durasinya yang cukup lama, membuat debit air meningkat drastis dan mengakibatkan sistem drainase di beberapa lokasi tidak mampu menampung aliran air hujan, Selasa (27/5/2025)
Berdasarkan pantauan Tribunkaltim.co, di kawasan jalan Juanda, tepatnya di sekitar fly over menuju simpang MT Haryono, terlihat banyak kendaraan dari arah Jalan A.W. Syahranie yang berhenti di atas fly over.
Hal ini disebabkan ketinggian air yang cukup dalam di bawahnya, bahkan mencapai paha orang dewasa.
Baca juga: Lokasi Banjir di Samarinda jadi Wahana Bermain Anak-anak
Pengendara roda dua yang nekat melintas banyak yang akhirnya menuntun kendaraannya karena mesin mati akibat terendam air.
Sementara itu, kendaraan roda empat memilih putar balik, menghindari genangan yang terlalu tinggi.
Saat ditemui di lokasi, seorang warga Juanda 8, Dedi, tampak sedang membantu mengatur lalu lintas agar kendaraan tidak menumpuk terlalu lama di atas fly over.
Ia mengaku banjir besar seperti ini sudah sering terjadi, bahkan dalam bulan ini saja sudah dua kali air naik hingga setinggi ini.
Baca juga: Update 30 Titik Banjir di Samarinda: Kawasan Citra Niaga hingga Simpang Lembuswana Tergenang Dalam
"Sudah sering terjadi, ini sudah yang kedua kali banjir besar di bulan ini," ucap Dedi.
Menurut Dedi, wilayah Juanda 8 merupakan salah satu titik terdalam saat banjir terjadi, dengan ketinggian air mencapai satu meter.
Kondisi ini diperparah dengan genangan besar di depan pom bensin Juanda, yang menurutnya menjadi pusat kemacetan karena kendaraan terjebak dan tidak dapat melintas.
"Itu mobil truk bannya hilang sudah, makanya ini pada macet total di pom bensin, paling parah."
Baca juga: Link CCTV Kota Samarinda Kalimantan Timur untuk Pantau Kondisi Terkini Banjir Hari Ini 27 Mei 2025
Dedi menjelaskan bahwa banjir yang terus berulang ini tak lepas dari permasalahan sistem drainase yang tidak ditangani dengan baik.
Ia menyayangkan proyek perbaikan parit-parit yang justru memperparah keadaan.
Menurutnya, pelebaran parit tanpa disertai pengawasan terhadap sistem pembuangan membuat aliran air tidak lancar dan justru menggenang di permukaan.
| Banjir Capai Paha Orang Dewasa, Warga Juanda Samarinda Kaltim Selamatkan Barang ke Loteng |
|
|---|
| 7 Lokasi Longsor Akibat Hujan Deras di Samarinda, Waspada Pohon Tumbang di Beberapa Lokasi Ini |
|
|---|
| Update 30 Titik Banjir di Samarinda: Kawasan Citra Niaga hingga Simpang Lembuswana Tergenang Dalam |
|
|---|
| DLH Samarinda Catat Lonjakan Sampah Pasca Banjir hingga 10 Persen, Didominasi Perabotan Rumah Tangga |
|
|---|
| Agenda DPRD Samarinda dan Dinas PUPR Bahas Evaluasi Bencana Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250527-Banjir-yang-merendam-Jalan-Juanda.jpg)