Berita Samarinda Terkini
Kembali Dibuka, Big Mall Samarinda Mulai Dipadati Pengunjung, Berharap Keamanan Ditingkatkan
Warga Samarinda mulai mengunjungi Big Mall setelah dua pekan ditutup pasca insiden kebakaran yang menimpa bangunan itu pada Selasa (3/6) lalu
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Amelia Mutia Rachmah
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Warga Samarinda mulai mengunjungi Big Mall setelah dua pekan ditutup pasca insiden kebakaran yang menimpa bangunan itu pada Selasa (3/6) lalu.
Kobaran api yang timbul pada bagian di lantai atrium Big Mall Samarinda itu membuat sejumlah tenant dilalap si jago merah, sehingga pusat perbelanjaan warga Kota Tepian harus ditutup sementara.
Sesuai surat pengumuman bernomor 0010/BIG-SMD/TC/VI2025 tertanggal 13 juni 2027,l dari Manajemen Big Mall, bahwa pusat perbelanjaan itu dibuka pada Senin, (16/6) hari ini.
Namun pada surat itu, manajemen hanya memperbolehkan operasional BIGmall hanya membuka area di lantai Lower Ground (LG) dan Ground Floor (GF), sementara lantai Upper Ground (UG) dan lantai atasnya masih ditutup untuk perbaikan.
Dari pantauan Tribunkaltim.co, pada Senin (16/6) sekitar pukul 11.26 Wita, suasana di Big Mall pada lantai satu dan dua, warga Samarinda berdatangan, memadati pusat perbelanjaan kebanggaan warga Tepian.
Baca juga: 12 Hari Tutup Pasca Kebakaran, Big Mall Samarinda Akan Beroperasi Mulai Senin Besok
Salah satu warga Damanhuri, Kota Samarinda, Adel (20), yang ditemui di Lokasi mengatakan perasaan setelah mendengar kabar dibukanya kembali BIGmall.
"Sebelumnya memang jarang ke sini, karena jarak rumah saya jauh. Tapi Big mall memang jadi tempat wisata buat warga Samarinda," ujarnya.
Menurut Adel, Big Mall adalah salah satu tempat wisata yang dipilih warga Samarinda untuk mengisi waktu luang.
Walaupun dibuka, pengunjung asal Samarinda Utara itu berharap pengelola manajemen Big Mall lebih memperhatikan sistem keamanan, lebih khusus alat sistem proteksi kebakaran sehingga kejadian serupa tak terjadi lagi.
"Bagi Manajemen, Mungkin lebih diperhatikan lagi sih, karena kemarin sempat dengar isu masalah dari pihak manajemen tidak aktifkan alat sistem pemadam (Sprinkler), Itu salah satu kecerobohan manajemen sih, kalau memang seperti itu," ujarnya.
Baca juga: 3 Barang Bukti Kebakaran Big Mall Samarinda Dibawa Tim Labfor Surabaya untuk Uji Forensik
Adel, Wanita muda asal Damanhuri itu juga menekankan pentingnya sistem proteksi kebakaran di Big Mall Samarinda mengingat luasnya area mall yang dapat mempercepat penyebaran api jika terjadi kebakaran.
Menurutnya Sistem proteksi kebakaran yang efektif sangat krusial untuk meminimalkan risiko dan memastikan keselamatan pengunjung Bigmall dan serta tenant.
"Itu salah satu kecerobohan manajemen juga sih ya. Harapannya, ke depan hal seperti ini lebih diperhatikan. Karena alat proteksi itu jadi antisipasi utama," Pungkasnya. (*)
Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram.
| Sebut Kebijakan Pemprov Kaltim Tidak Tepat Waktu, Riska Wahyuningsih: APBD Sudah Berjalan |
|
|---|
| Eks Karyawan Pengepul Plastik Bawa Kabur Dump Truck Mantan Bos di Mugirejo di Samarinda |
|
|---|
| Samarinda Peringkat 3 Kota Paling Maju di Luar Jawa Versi IDSD 2025, BRIN Ungkap Parameternya |
|
|---|
| Samarinda Raih Peringkat 3 Kota Paling Maju di Luar Jawa versi IDSD BRIN 2025 |
|
|---|
| Walikota Samarinda Nilai Kebijakan Sekprov Langgar Aturan dan Berisiko pada Layanan Warga Miskin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250616_Big_Mall_Samarinda.jpg)