Lifestyle
5 Manfaat Buah Naga Bagi Kesehatan, Terutama Untuk Kesehatan Usus
Buah naga adalah buah manis yang kaya akan serat dan antioksidan. Buah naga bermanfaat bagi kesehatan usus, pengaturan gula darah dan kekebalan tubuh
TRIBUNKALTIM.CO - Buah naga adalah buah manis yang kaya akan serat dan antioksidan. Buah naga memiliki manfaat bagi kesehatan usus, pengaturan gula darah dan kekebalan tubuh.
Buah naga merupakan bagian dari keluarga kaktus dan berasal dari Amerika Selatan bagian utara.
Ada beberapa jenis warna kuning, merah, putih, atau merah muda di bagian dalam tetapi tidak banyak perbedaan nutrisi di antara semuanya.
Buah naga ini mendapatkan namanya dari bagian luarnya.
Buah ini penuh dengan "sirip" yang tumpang tindih yang menyerupai sisik naga dan umumnya dikenal sebagai pitaya.
Baca juga: 10 Manfaat Buah Alpukat Untuk Kesehatan Tubuh Jangka Panjang
Beberapa manfaat dari buah naga:
1. Meningkatkan Kesehatan Usus
Buah naga kaya akan serat , yang mendukung pencernaan dan mencegah sembelit.
Satu cangkir buah naga menyediakan 3,24 gram serat, yang merupakan 11,57 persen dari Nilai Harian (DV).
Buah naga juga mengandung prebiotik yang disebut oligosakarida.
Bakteri bermanfaat ini membantu merangsang pertumbuhan bakteri probiotik Bifidobacteria dan Lactobacillus.
Probiotik telah terbukti dapat mencegah atau mengobati kondisi pencernaan, termasuk sindrom iritasi usus besar (IBS).
2. Mencegah Penyakit Kronis
Buah naga dapat mencegah penyakit seperti diabetes, penyakit jantung dan kanker karena antioksidan anti-inflamasinya.
Antioksidan yang disebut betacyanin, yang memberi warna pada daging dan kulit buah naga merah, mengurangi stres oksidatif.
Atau kerusakan sel yang disebabkan oleh atom tidak stabil yang disebut radikal bebas.7Penumpukan radikal bebas dari waktu ke waktu berkontribusi terhadap penuaan.
Buah naga merah dan putih juga kaya akan senyawa fenolik, yang berkontribusi terhadap rasa, warna dan manfaat kesehatannya.
Sebuah penelitian menemukan bahwa buah naga merah memiliki konsentrasi polifenol dan aktivitas antioksidan tertinggi.
Baca juga: 10 Manfaat Buah Kiwi, Nutrisi Lengkap untuk Kesehatan Tubuh Jangka Panjang
Beberapa bukti menunjukkan bahwa prebiotik dalam buah naga dapat mengurangi risiko kanker usus besar karena efeknya pada mikrobioma usus.
Antioksidan lain juga dapat melindungi terhadap berbagai kanker.
Apa itu Radikal Bebas?
Dalam ilmu kimia, radikal bebas adalah atom, molekul atau ion yang memiliki setidaknya satu elektron valensi yang tidak berpasangan.
Elektron yang tidak berpasangan ini biasanya membuat radikal menjadi sangat reaktif secara kimia dan dapat merusak sel, yang menyebabkan penuaan dan penyakit.
Radikal bebas diproduksi saat tubuh Anda menggunakan oksigen untuk menghasilkan energi.
3. Membantu Mengatur Gula Darah
Buah naga dapat membantu mengendalikan kadar gula darah.
Beberapa bukti menunjukkan bahwa buah naga merah dapat meregenerasi sel beta di pankreas, yang memproduksi insulin dan amilin.
Kedua hormon tersebut mengatur gula darah.
Baca juga: 5 Manfaat Buah Rambutan untuk Kesehatan, bisa Menurunkan Berat Badan
Efek antiperadangannya juga dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2.
Satu ulasan dari empat penelitian menemukan bahwa buah naga menurunkan kadar gula darah puasa pada penderita pradiabetes.
Porsi buah naga yang lebih besar menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2.
4. Meningkatkan aliran darah yang sehat
Mengonsumsi buah naga dapat melancarkan peredaran darah, kemungkinan karena adanya pigmen yang disebut betalain.
Satu penelitian kecil yang melibatkan 18 orang muda, sehat dan bukan perokok mengamati efek mengonsumsi 24 gram (sedikit kurang dari satu ons) bubuk buah naga utuh setiap hari.
Para penulis menemukan perbaikan yang signifikan dalam aliran darah dua, tiga dan empat jam setelah mengonsumsi bubuk buah naga.
Baca juga: 7 Manfaat Buah Semangka untuk Kulit, Rambut, hingga Kesehatan Tubuh Manusia
Efek ini bertahan selama periode dua minggu.
5. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh Anda
Buah naga mendukung fungsi kekebalan tubuh yang sehat secara langsung dan tidak langsung.
Buah itu sendiri memiliki sifat antibakteri, antijamur dan antivirus.
Bagian daging dan kulitnya juga terbukti dapat menghambat mikroorganisme yang ditularkan melalui makanan, termasuk ragi dan jamur.
Mengonsumsi buah naga memicu perubahan mikrobioma usus yang mengaktifkan dan mendukung respons imun tubuh Anda secara keseluruhan.
Nutrisi Pada Buah Naga
Baca juga: Rahasia Kulit Bersih dan Sehat: Manfaat Buah Pepaya untuk Meredakan Jerawat Meradang
Satu cangkir buah naga menyediakan nutrisi berikut:
- Kalori: 122
- Lemak: 0,378 gram (g), atau 0,48?ri DV
- Natrium: 1,8 miligram (mg), atau 0,08?ri DV
- Karbohidrat: 29,2 g, atau 10,62?ri DV
- Serat: 3,24 g, atau 11,57?ri DV
- Gula tambahan: 0 g, atau 0?ri DV
- Protein: 1,22 g, atau 2,44?ri DV
(*)
Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram
| Cuaca Ekstrem Tingkatkan Risiko ISPA dan Pneumonia, Penyakit Paling Sering Muncul |
|
|---|
| Super Flu Masuk Indonesia: Ini Gejala, Cara Penanganan, dan Sebaran Kasus di 8 Provinsi |
|
|---|
| 24 Jam Berhenti Belanja! Rayakan Buy Nothing Day Setiap 26 November |
|
|---|
| 4 Khasiat Lentil yang Sanggup Turunkan Kolesterol Lebih Cepat dari Oat |
|
|---|
| 5 Manfaat Edamame yang Ternyata Ampuh Redakan Gejala Menopause |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/imgurcom-buah-naga-warna-merah-dan-putih.jpg)