Berita Bontang Terkini
DPRD Bontang Minta Tenaga Kerja Lokal Dilibatkan di Pembangunan Pabrik Soda Ash
DPRD Bontang mendorong agar proses rekrutmen tenaga kerja dan pelibatan pengusaha lokal dilakukan secara terbuka dan proporsional.
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) berencana membangun pabrik soda ash pada 2026.
Untuk itu, DPRD Bontang mendorong agar proses rekrutmen tenaga kerja dan pelibatan pengusaha lokal dilakukan secara terbuka dan proporsional
Wakil Ketua Komisi B DPRD Bontang, Winardi, mengatakan keberadaan pabrik soda ash nantinya tentu mesti dilihat sebagai peluang penggerak ekonomi masyarakat dan terbukanya lapangan kerja baru.
Hal itu, menurutnya perlu disambut baik terlebih ini proyek pertama di Indonesia.
“Ini langkah besar, putaran ekonomi juga pasti besar. Ini peluang yang sangat perlu disikapi dengan baik," ungkapnya, saat dihubungi, Jumat (20/6/2025).
Meski demikian, ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal. Menurutnya, rekrutmen tenaga kerja harus mengacu pada regulasi daerah, yakni Perda Nomor 10 Tahun 2018, yang mewajibkan perusahaan memprioritaskan minimal 75 persen tenaga kerja dari Bontang.
Baca juga: Putusan MK Wajibkan Sekolah Swasta Gratis, DPRD Bontang: Pemkot Harus Siapkan Anggaran Pengganti
“Kita ingin aturan ini dijalankan. Tenaga kerja lokal harus diberi ruang, jangan hanya jadi penonton di kampung sendiri,” tegasnya.
Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib.
Ia turut mendorong keterlibatan pengusaha lokal dalam proyek tersebut. Ia menegaskan bahwa partisipasi lokal bukan hanya soal formalitas, tetapi bentuk nyata kontribusi terhadap kemajuan daerah.
“Kalau kita bicara investasi besar, pengusaha lokal juga harus dilibatkan secara profesional. Ini kesempatan yang tidak boleh dilewatkan,” ujarnya.
Sahib meminta agar pelaku usaha mempersiapkan diri dengan memperkuat kemampuan SDM dan kelengkapan administrasi.
Di sisi lain, ia juga mengingatkan perusahaan agar tidak mempersulit akses keterlibatan pengusaha lokal.
“Kami minta semua pihak konsisten dengan kesepakatan yang sudah dibangun. Jangan ada yang belok-belok saat pelaksanaan,” tegasnya.
Baca juga: DPRD Bontang Soroti Kesenjangan Anggaran Antar OPD, Winardi Desak Perencanaan Berbasis Data
Diketahui, pembangunan pabrik soda ash ini akan dimulai pada 2026 mendatang. Dalam tahap awal, Dinas Ketenagakerjaan Bontang memprediksi kebutuhan tenaga kerja mencapai 800 orang, yang akan direkrut secara bertahap sesuai progres proyek. (*)
| Jatuh Usai Ketahuan Curi Mangga, Pemuda di Bontang Terbaring Koma di Rumah Sakit |
|
|---|
| Realisasi Pendapatan Parkir Jauh dari Target, DPRD Soroti Kinerja Dishub Bontang |
|
|---|
| Serapan Anggaran Bontang Baru 12 Persen, Walikota Neni Moerniaeni Soroti Validitas Program |
|
|---|
| Pria Warga Bontang Utara Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak di Bawah Umur |
|
|---|
| Polisi Ringkus 3 Tersangka Pemasok Sabu di Pesisir Bontang, 18 Paket Gagal Edar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250620-Wakil-Ketua-Komisi-B-DPRD-Bontang-Winardi.jpg)