Berita Internasional Terkini
Ancam Balas Serangan Amerika Serikat, Iran Kirim Peringatan untuk Donald Trump
Ancam balas serangan Amerika Serikat (AS), Iran kirim peringatan untuk Donald Trump.
Penulis: Rita Noor Shobah | Editor: Christoper Desmawangga
TRIBUNKALTIM.CO - Ancam balas serangan Amerika Serikat (AS), Iran kirim peringatan untuk Donald Trump.
Iran tak gentar meski diserang Israel dan Amerika Serikat.
Bahkan Iran kini pun menebar ancaman untuk AS.
Televisi pemerintah Iran memperingatkan setiap warga negara atau personel militer Amerika di Timur Tengah menjadi target Teheran menyusul serangan udara AS terhadap tiga lokasi nuklir Iran, di antaranya di Fordow, Natanz, dan Isfahan.
Baca juga: Sesumbar Trump Dipatahkan Pejabat Iran, Bom AS Dianggap Remeh, Situs Nuklir Fordow Tidak Rusak Parah
Dilansir dari NDTV World, Minggu (22/6/2025), dalam sebuah video yang viral di media sosial, seorang penyiar televisi pemerintah Iran terdengar mengeluarkan peringatan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa Iran akan mengakhiri konflik yang dimulainya melalui pengeboman sejumlah fasilitas di Iran.
"AS telah melakukan kejahatan terhadap Iran dengan melanggar wilayah udara Iran. Ia tidak memiliki tempat di kawasan Asia Barat. Tuan Presiden Amerika Serikat, Anda memulainya dan kami akan mengakhirinya," kata penyiar Iran itu.
Hal itu disampaikan penyiar tersebut bersamaan dengan ditampilkannya grafik pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah yang ditayangkan di latar belakang cuplikan pemberitaan.
Diketahui, Amerika Serikat memiliki beberapa pangkalan militer di Timur Tengah, di antaranya Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, Pangkalan Udara Al Asad dan Pangkalan Udara Harir di Irak, pangkalan militer Al Tanf Garrison di Suriah Selatan, Pangkalan Udara Ali al-Salem di Kuwait, dan Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab.
Iran International juga mengutip seorang presenter dari IRNA yang mengatakan bahwa setiap personel sipil dan militer AS di kawasan tersebut sekarang menjadi "target yang sah."
"Pertarungan baru saja dimulai, Tuan Trump! Sekarang Anda berbicara tentang perdamaian? Kami akan berurusan dengan Anda dengan cara yang membuat Anda memahami konsekuensi dari kecerobohan," kata presenter Iran lainnya dalam sebuah program TV pemerintah.
Baca juga: Iran Bombardir Israel dengan 30 Rudal Usai Diserang Amerika Serikat, Ledakan Guncang Yerusalem
Trump Klaim Serangan Sukses, Serukan Perdamaian
Pada Sabtu (21/6/2025), Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa AS telah menjatuhkan bom secara penuh ke situs utama di Fordow dalam serangan udara yang ia sebut sebagai "sangat berhasil".
"Semua pesawat kini berada di luar wilayah udara Iran dan dalam perjalanan pulang dengan selamat. Selamat kepada para Pejuang Amerika yang hebat. Tidak ada militer lain di dunia yang bisa melakukan ini. SEKARANG ADALAH WAKTUNYA UNTUK DAMAI!" tulis Trump dalam unggahan di Truth Social.
Pernyataan Trump ini kontras dengan reaksi keras dari Teheran yang menilai tindakan AS sebagai pelanggaran serius atas kedaulatan Iran.
Baca juga: Antisipasi Jika Gugur dalam Perang Iran-Israel, Khamenei Siapkan 3 Calon Pengganti dari Ulama Senior
Potensi Konflik Meluas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250622_RUDAL-ANTARBENUA.jpg)