Jumat, 24 April 2026

Berita Nasional Terkini

Malam Penuh Misteri: Tradisi Jawa dan Kepercayaan Seputar 1 Suro

Berikut informasi terkini mengenai peringatan Malam 1 Suro. Malam ini sering kali dikaitkan dengan perayaan Tahun Baru Islam atau 1 Muharram.

Editor: Yara Tahnia
TribunJogja.com/Hasan Sakri Ghozali
MALAM 1 SURO - Sejumlah keluarga dan abdi dalem Pura Mangkunegaran melakukan kirab pusaka untuk peringati Malam 1 Suro dengan cara mengelilingi benteng di Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (06/12/2010) lalu. Berikut informasi terkini mengenai peringatan Malam 1 Suro. Malam ini sering kali dikaitkan dengan perayaan Tahun Baru Islam atau 1 Muharram. Namun, nuansa mistis yang melekat pada Malam 1 Suro bukanlah tanpa alasan. (TribunJogja.com/Hasan Sakri Ghozali) 

Hal ini terlihat dari penggunaan sesaji serta ritual spiritual dalam menyambut Malam 1 Suro yang terus dilestarikan hingga kini.

Mitos dan Fakta Malam Satu Suro

1. Bulan Muharram termasuk bulan haram

Dalam agama Islam, bulan Muharram (dikenal orang Jawa sebagai bulan Suro) adalah satu di antara empat bulan yang dinamakan bulan haram.

Dalam firman Allah Ta’ala berikut (yang artinya), "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram (suci).Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu." (QS. At Taubah: 36).

Baca juga: Malam 1 Suro Tradisi Sakral dalam Budaya Jawa, Ini 5 Mitos dan Pantangan yang Masih Diyakini

Menurut Abu Bakroh, Nabi Muhammad S.A.W bersabda, "Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Artinya dalam satu tahun ada 12 bulan, di antara ada empat bulan haram (suci). Bulan tersebut adalah Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Sya’ban." (HR. Bukhari)

Lalu kenapa bulan tersebut disebut bulan haram?

Menurut Al Qodhi Abu Ya’la ahimahullah, ada dua makna bulan haram.

Pertama bulan tersebut diharamkan berbagai pembunuhan.

Kedua adanya larangan berbuat buruk ditekankan karena bulan ini lebih baik dari bulan lainnya.

2. Bulan Muharram adalah Syahrullah (Bulan Allah)

Nabi Muhammad S.A.W bersabda, "Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadan adalah puasa pada syahrullah (bulan Allah) yaitu Muharram.

Sementara salat yang paling utama setelah shalat wajib adalah salat malam." (HR. Muslim)

Baca juga: 60 Ucapan Tahun Baru Islam 2025 Paling Unik untuk Sambut 1 Muharram 1447 H

3. Misteri Malam satu Suro menurut Islam

Dalam ajaran Islam, mencela waktu termasuk bulan hukumnya adalah haram.

Mencela termasuk kebiasaan orang-orang kafir jahiliyah. Mereka menganggap, yang membinasakan dan mencelakakan mereka adalah waktu.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved