Berita Pemkab Penajam Paser Utara

Koperasi Merah Putih di Penajam Paser Utara Ditargetkan Beroperasi Oktober 2025

Koperasi Merah Putih di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur ditargetkan beroperasi

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
KOPERASI MERAH PUTIH - Koperasi Merah Putih di Penajam Paser Utara ditargetkan beroperasi pada Oktober 2025, hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan PPU, Margono, Rabu (25/6/2025). Jenis usaha itu nantinya akan diverifikasi oleh Dinas Perdagangan, sebelum diberikan pinjaman modal dari pemerintah pusat. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Koperasi Merah Putih di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur ditargetkan beroperasi pada Oktober tahun 2025.

Hal itu setelah seluruh koperasi yang telah terbentuk di setiap kelurahan desa, menentukan jenis usaha yang akan dijalankan.

Kepala Dinas Perdagangan PPU Margono Hadi Sutanto mengatakan bahwa, hingga saat ini belum ada penentuan jenis usaha di semua koperasi.

Di Penajam Paser Utara sendiri diketahui ada sebanyak 54 koperasi yang sudah dibentuk.

Baca juga: 54 Koperasi Merah Putih di Penajam Paser Utara Kaltim Terbentuk, Pengurus Ditentukan via Musyawarah

"Baru konsentrasi di pembentukan kelembagaan dulu, setelah itu baru bicara analisis usaha," ungkapnya kepada TribunKaltim.co pada Rabu (25/6/2025).

Margono menyebutkan bahwa, jenis usaha yang bisa diusulkan, sesuai dengan potensi yang dimiliki desa atau kelurahan.

Mulai dari jenis usaha farmasi, simpan pinjam, penjualan kebutuhan dasar dan lainnya.

"Usaha disetiap desa itu kan beda-beda, usahanya harus sesuai dengan permasalahan yang ada," sambungnya.

Jenis usaha itu nantinya akan diverifikasi oleh Dinas Perdagangan, sebelum diberikan pinjaman modal dari pemerintah pusat.

Baca juga: Pemerintah Pusat Alirkan Dana Penuh untuk Koperasi Merah Putih Mahulu

Besaran pinjaman itupun berbeda-beda setiap desa kelurahan. Bahkan paling besar bisa mendapatkan pinjaman hingga Rp3 miliar.

"Akan di analisis dulu sesuai potensi desa kelurahannya, ada hitungannya sendiri nanti," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved