Selasa, 14 April 2026

Berita Kaltim Terkini

45 PTS Jalin Kerjasama dengan Gratispol Pendidikan, Seluruh Biaya Akan Ditanggung Pemprov Kaltim

Pemprov Kaltim resmi kerja sama dengan 45 PTS untuk laksanakan program Gratispol Pendidikan, semua biaya pendaftaran ditanggung

TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS
GRATIS POLL - Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud saat menandatangani perjanjian kerja sama gratis poll. Senin (7/7/2025) Pemprov Kaltim teken kerja sama dengan 45 perguruan tinggi untuk jalankan program Gratispol bagi mahasiswa baru mulai 2025. (TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 45 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) untuk pelaksanaan program Gratispol Pendidikan yang ditujukan bagi mahasiswa baru tahun ajaran 2025/2026. Senin (7/7/2025).

Penandatanganan kerja sama ini merupakan bagian dari langkah awal Pemprov Kaltim dalam menjalankan program pembiayaan pendidikan tinggi gratis bagi putra-putri daerah.

Dalam pelaksanaannya, seluruh biaya pendaftaran dan pembayaran awal kuliah akan ditanggung penuh oleh pemerintah daerah.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Masud, menyampaikan bahwa pada tahap awal, program ini difokuskan untuk mahasiswa baru sesuai anggaran tahun berjalan.

"Catatan kami memang tahun ini dari Anggaran 2025, program Gratispol pendidikan ini baru diberikan kepada mahasiswa baru," ujar Rudy Masud.

Baca juga: Program Gratispol di Kalimantan Timur Dipercepat, Ini Alasan DPRD Kaltim

Sementara itu, untuk mahasiswa semester dua hingga delapan, bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) akan mulai dicakup melalui APBD Murni tahun 2026.

Pemerintah juga memastikan program ini berjalan secara terbuka dan inklusif bagi seluruh kalangan, baik di PTS maupun perguruan tinggi negeri (PTN).

Rudy menjelaskan, kuota mahasiswa yang dibiayai tahun ini mengacu pada data penerimaan tahun ajaran sebelumnya dengan penambahan maksimal 10 persen. Kebijakan ini dilakukan agar distribusi mahasiswa tetap merata di semua jurusan.

"Hal ini bertujuan agar pemerataan di semua universitas di Kaltim merata dan tetap terjaga. Jangan sampai semua mahasiswa berkumpul di satu jurusan saja," jelasnya.

Adapun untuk mahasiswa kedokteran, UKT yang ditanggung Pemprov Kaltim berkisar antara Rp5 juta hingga Rp15 juta, tergantung program studi yang diambil.

Baca juga: DPRD Kaltim Minta Sosialisasi Program Gratispol Diperluas, Dorong Pembentukan Perda

Rudy berharap pelaksanaan program Gratispol dapat langsung dijalankan oleh kampus-kampus mitra tanpa penundaan, sehingga generasi muda Kaltim bisa segera merasakan manfaat dari program ini.

"Insyaallah 5 -10 tahun ke depan bagaimana SDM Kaltim akan segera berakselerasi minimum standar dengan Provinsi lain yang sudah maju," pungkasnya. (*)

Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved