SPMB Balikpapan 2025

Dukung Persaingan Sehat di SPMB 2025 Balikpapan, Ketua DPRD Ajak Hapus Budaya Titipan

Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, berkomitmen mengakhiri praktik titipan dalam SPMB 2025 di sekolah-sekolah

Instagram/@disdikbud.balikpapan
SPMB BERSIH - Suasana hari pertama pelaksanaan Verifikasi dan Validasi (Verval) SPMB Balikpapan 2025 jenjang SD dan SMP yang diunggah akun Instagram @disdikbud.balikpapan pada Sabtu (5/7/2025). Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qodri, menyatakan komitmennya untuk menghapus praktik titipan dalam proses SPMB sekolah negeri. Ia menilai sinergi antara Pemkot, DPRD, dan dinas pendidikan penting demi menciptakan sistem seleksi yang adil dan transparan. (Instagram/@disdikbud.balikpapan) 

TRIBUNKALRTIM.CO, BALIKPAPAN - Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, berkomitmen mengakhiri praktik titipan dalam SPMB 2025 di sekolah-sekolah.

Pernyataan ini disampaikan Alwi sebagai bentuk dukungan terhadap Walikota Balikpapan yang meminta agar proses penerimaan murid baru berjalan tanpa intervensi tidak sehat.

"Pak Walikota, kami dari Dewan, dan juga Kepala Dinas sama-sama berupaya agar budaya ini bisa dihilangkan," ujar Alwi.

Menurutnya, sinergi antara eksekutif, legislatif, dan dinas teknis sangat penting agar sistem pendidikan di Balikpapan menjadi lebih transparan dan adil.

Alwi menekankan pentingnya kesamaan visi dalam menghapus praktik-praktik yang merugikan murid berprestasi.

Baca juga: SPMB 2025 Harus Bersih, Ketua DPRD Balikpapan Sayangkan Murid Berprestasi Kalah Saing Dengan Titipan

Koordinasi lintas sektor ini dinilai menjadi langkah strategis untuk mengatasi permasalahan tahunan dalam SPMB Balikpapan 2025.

Ketua DPRD Balikpapan berharap, ke depan tidak ada lagi celah bagi oknum untuk memanfaatkan situasi demi keuntungan pribadi.

Ia menambahkan, peran aktif seluruh pemangku kebijakan akan memperkuat pengawasan dalam pelaksanaan SPMB.

Alwi optimistis masyarakat akan kembali percaya pada proses seleksi di sekolah negeri.

Ia berharap praktik titipan tidak lagi menjadi budaya yang dilanggengkan di Kota Balikpapan.

"Kami akan terus mendukung langkah Pemkot Balikpapan agar sistem ini (SPMB 2025) lebih bersih dan layak dipercaya," tegasnya. (*)

Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram.

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved