Lifestyle
7 Manfaat Nutrisi Tanaman Lengkuas Bagi Kesehatan, Dapat Mendukung Kesehatan Otak
Lengkuas juga dikenal sebagai jahe Thailand, adalah rempah yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional di seluruh dunia.
TRIBUNKALTIM.CO - Lengkuas juga dikenal sebagai jahe Thailand, adalah rempah yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional di seluruh dunia, terutama di Thailand dan Indonesia.
Istilah lengkuas mengacu pada akar beberapa spesies tanaman yang termasuk dalam famili Zingiberaceae atau jahe-jahean.
Tanaman lengkuas memiliki banyak manfaat, termasuk mengobati nyeri dan peradangan.
Meningkatkan kesuburan pada orang yang ditetapkan sebagai laki-laki saat lahir, dan mengurangi risiko kanker.
Selengkapnya Manfaat Mengonsumsi Lengkuas
Baca juga: Jagung: 6 Manfaat untuk Kesehatan dan Kandungan Nutrisinya yang Jarang Diketahui
1. Kandungan antioksidan yang tinggi
Akar lengkuas kaya akan antioksidan yang membantu melindungi dari infeksi.
Antioksidan menetralkan radikal bebas, molekul yang dapat meningkatkan risiko kanker dan kondisi kesehatan kronis.
Lengkuas kaya akan quercetin, flavonoid (pigmen tumbuhan) yang dapat menurunkan risiko terkena penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson.
Ia juga kaya akan asam galat antioksidan yang dapat melawan peradangan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asam galat dapat membantu mencegah penyakit gastrointestinal dan kondisi kesehatan lainnya seperti diabetes.
2. Dapat Mengurangi Rasa Sakit dan Peradangan
Lengkuas dapat mengurangi rasa sakit dan peradangan dengan menargetkan jalur kimia yang umumnya menyebabkan gangguan autoimun.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa tertentu dalam lengkuas dapat mengurangi gejala peradangan.
Sebuah studi tabung reaksi menemukan bahwa pra-perawatan sel manusia dengan ekstrak lengkuas.
Mengurangi pelepasan bahan kimia dan enzim yang terkait dengan peradangan sekaligus meningkatkan bahan kimia yang mengurangi peradangan.
Sebuah studi lama menemukan bahwa penderita osteoartritis (kondisi yang memengaruhi persendian).
Merasakan perbaikan nyeri lutut setelah enam minggu perawatan harian dengan ekstrak jahe dan lengkuas.
3. Dapat Mendukung Kesehatan Otak
Ekstrak lengkuas tersedia secara komersial sebagai EnXtra suplemen yang meningkatkan kesehatan otak dengan meningkatkan kewaspadaan dan fokus.
Baca juga: 7 Manfaat Aloe Vera dan Kandungan Nutrisinya, Dapat Melindungi dari Diabetes serta Kolesterol
Beberapa bukti menunjukkan bahwa lengkuas juga dapat meningkatkan kadar dopamin.
Dopamin adalah neurotransmitter yang terlibat dalam proses pensinyalan dalam fungsi otak Anda.
Meningkatkan jumlah dopamin dalam tubuh Anda juga dapat meningkatkan kesadaran spasial Anda.
Hal ini memudahkan indra Anda untuk diaktifkan saat mengamati lingkungan sekitar.
Satu penelitian menemukan bahwa ekstrak lengkuas meningkatkan kewaspadaan, waktu reaksi dan akurasi pada peserta yang tidak menerima plasebo.
4. Dapat Meningkatkan Kemandulan
Data menunjukkan bahwa lengkuas dapat membantu fungsi seksual dan libido pada orang yang dikategorikan sebagai laki-laki saat lahir.
Dalam sebuah studi terhadap orang yang dikategorikan sebagai laki-laki saat lahir yang mengalami infertilitas.
Baca juga: 10 Manfaat dan Kandungan Gizi Kentang untuk Kesehatan, Dapat Di jadikan Teman Diet Terbaikmu!
76 orang mengalami peningkatan jumlah sperma setelah 12 minggu mengonsumsi kapsul yang mengandung ekstrak lengkuas.
Lengkuas juga dapat membantu meningkatkan kesuburan pada orang yang mengonsumsi selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) sejenis antidepresan yang mengurangi stres oksidatif.
Salah satu risiko SSRI adalah terkadang dapat menyebabkan disfungsi ereksi.
Sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi ekstrak lengkuas dapat meningkatkan aliran darah ke testis.
Studi kecil lainnya menemukan bahwa menambahkan ekstrak lengkuas ke dalam pengobatan secara signifikan.
Memperbaiki disfungsi ereksi yang disebabkan SSRI dibandingkan dengan plasebo.
5. Sifat Antibakteri
Baca juga: 10 Manfaat dari Makan Buah Melon Secara Rutin untuk Kesehatan, Sumber Vitamin dan Mineral yang Kaya
Minyak atsiri dari akar lengkuas segar dan kering dapat membantu mencegah pertumbuhan berbagai bakteri, jamur dan ragi.
Sel bakteri seperti Staphylococcus aureus menyebabkan penyakit dalam tubuh manusia.
Bakteri berbahaya dapat menyebabkan gejala keracunan makanan seperti mual, muntah dan diare.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa lengkuas mungkin tidak seefektif itu meskipun memiliki sifat antibakteri karena cara ia berinteraksi dengan makanan tertentu.
6. Mungkin Memiliki Efek Anti-Kanker
Banyak faktor yang belum diketahui dapat menyebabkan kanker.
Dalam banyak kasus, beberapa orang lebih mungkin terkena kanker karena faktor genetika dan lingkungan.
Para peneliti percaya bahwa antioksidan galangin dalam lengkuas dapat membantu membunuh sel tumor dan mencegah penyebaran sel kanker.
Sebuah studi menemukan bahwa galangin, quercetin dan senyawa antioksidan lainnya.
Dapat membantu mencegah beberapa jenis kanker, termasuk kanker lambung, kanker serviks dan kanker hati.
Baca juga: 10 Manfaat Teh Hijau Bagi Kesehatan, Dapat Melawan Peradangan Penyebab Kanker
Namun, studi lebih lanjut pada manusia masih diperlukan untuk menentukan efektivitas senyawa-senyawa ini dalam pencegahan kanker.
7. Lengkuas sebagai Suplemen
Suplemen lengkuas tersedia dalam bentuk kapsul, bubuk dan cair.
Beberapa penelitian pada manusia telah menunjukkan bahwa suplemen lengkuas dapat mengurangi rasa sakit, peradangan dan fungsi kognitif.
Namun, penelitian-penelitian ini belum cukup besar untuk menentukan efektivitas suplemen lengkuas secara akurat. (*)
Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram
| Cuaca Ekstrem Tingkatkan Risiko ISPA dan Pneumonia, Penyakit Paling Sering Muncul |
|
|---|
| Super Flu Masuk Indonesia: Ini Gejala, Cara Penanganan, dan Sebaran Kasus di 8 Provinsi |
|
|---|
| 24 Jam Berhenti Belanja! Rayakan Buy Nothing Day Setiap 26 November |
|
|---|
| 4 Khasiat Lentil yang Sanggup Turunkan Kolesterol Lebih Cepat dari Oat |
|
|---|
| 5 Manfaat Edamame yang Ternyata Ampuh Redakan Gejala Menopause |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ilustrasi-lengkuas.jpg)