Berita Paser Terkini

SDN 014 Tanah Grogot Paser Sambut Murid Baru dengan Upacara Berbahasa Paser

Pada hari pertama sekolah, para siswa yang didampingi orangtuanya mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
HARI PERTAMA SEKOLAH - Puluhan baru baru kelas 1 Sekolah Dasar (SD) yang hendak mengikuti kegiatan MPLS di SDN 014 Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Senin (14/7/2025). Para murid baru disambut dengan upacara menggunakan bahasa Paser. (TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM) 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Tahun ajaran baru 2025/2026 di SDN 014 Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, dimulai dengan antusiasme tinggi dari puluhan murid baru.

Pada hari pertama sekolah, para siswa yang didampingi orangtuanya mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai langkah awal mengenal lingkungan belajar, Senin (14/7/2025).

Aktivitas dimulai dengan upacara bendera, yang menghadirkan hal unik berupa penggunaan Bahasa Paser dalam protokol upacara, yang dipadukan dengan Bahasa Indonesia.

Baca juga: UMKM Paser Tampil di MTQ ke-45 Kaltim, Sajikan Keberagaman Produk Unggulan Daerah

Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 014 Tanah Grogot, Dra. Halimah Suryani, M.Pd.I mengatakan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari edaran dinas pendidikan guna melestarikan bahasa daerah melalui kegiatan sekolah.

"Saat ini upacara bendera di Paser juga menggunakan Bahasa Paser yang merupakan bahasa asli daerah Kabupaten Paser. Ini sudah dilakukan sejak adanya edaran dari dinas pendidikan," terang Halimah.

Usai upacara, Halimah menyempatkan menyapa para murid kelas 1, sembari berharap agar mereka dapat segera beradaptasi dan merasa nyaman menempuh pendidikan selama enam tahun ke depan.

"Untuk murid kelas 2 hingga 6, kegiatan hari pertama diisi dengan perkenalan guru baru dan kesepakatan kelas, sebagai dasar pembelajaran yang baik," tambahnya.

Sementara untuk murid kelas 1, menjalani MPLS selama dua pekan yang bertujuan mengenalkan mereka kepada guru, lingkungan sekolah, serta aturan-aturan dasar.

Selama MPLS berlangsung, murid kelas 1 belum diwajibkan mengenakan seragam SD dan masih menggunakan pakaian TK atau pakaian bebas pantas agar proses transisi berjalan lebih nyaman.

"Jadi para murid tidak perlu menggunakan seragam SD dulu agar tidak kaget di lingkungan yang baru," ungkapnya.

Tahun ini, SDN 014 Tanah Grogot menerima 96 murid baru kelas 1 yang terbagi dalam tiga kelas belajar, yakni kelas 1A, 1B, dan 1C.

Sebelumnya lebih dari 100 pendaftar, hingga tahap akhirnya dilakukan seleksi sesuai persyaratan yang ditetapkan sekolah.

"Jadi total maksimal 96 murid baru kelas 1 di SDN 014 Tanah Grogot, kita bagi menjadi 3 kelas yaitu kelas 1A, 1B dan 1C," tutup Halimah. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved