Jumat, 5 Juni 2026

Berita Samarinda Terkini

Respons DPRD Kaltim Soal Polemik Beras Oplosan, 'Masyarakat Jangan Diam, Laporkan!'

Begini respons DPRD Kaltim terkait polemik beras oplosan, minta masyarakat tak berdiam diri dan melapor jika ada kecurigaan.

Tayang:
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Christnina Maharani
TribunKaltim.co/Nurila Firdaus
ISU BERAS OPLOSAN - Ilustrasi beras. Begini respons DPRD Kaltim terkait polemik beras oplosan, minta masyarakat tak berdiam diri dan melapor jika ada kecurigaan. (TribunKaltim.co/Nurila Firdaus) 

Ia menyarankan agar dilakukan inspeksi mendadak dan pemantauan rutin terhadap gudang distributor serta pedagang.

Aparat penegak hukum juga diharapkan menindak tegas praktik ini apabila ditemukan di Kaltim.

“Harus di cek dulu barangnya. Antisipasi harus ada, jika ketahuan, harus ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku. Kalau ketangkap, tindak tegas produsen. Jangan sampai rakyat terus jadi korban.”

“Masyarakat juga agar jangan diam. Kalau ada yang mencurigakan, laporkan. Kita butuh kerja sama semua pihak supaya perlindungan terhadap konsumen bisa optimal,” tegas Sigit.

Beras Oplosan Timbulkan Keresahan

KHAWATIR - Warga di kota Balikpapan mengaku khawatir dengan beredarnya kasus beras oplosan yang ditemukan oleh Satgas pangan mabes Polri baru-baru ini.  Selasa (15/7/2025). (TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL)
ISU BERAS OPLOSAN - Ilustrasi beras. Isu mengenai beras oplosan yang sempat mencuat di sejumlah daerah di Indonesia, kini menjadi kekhawatiran di antara masyarakat dan pedagang di Kaltim. (TribunKaltim.co/Zainul Marsyafi)

Polemik beras plastik atau beras oplosan yang mencuat di sejumlah daerah di Indonesia memang menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat, tidak terkecuali di Kaltim.

Seorang warga Balikpapan Selatan bernama Sulaiman (56) menyebut bahwa dirinya cemas dengan kabar beras oplosan yang tengah beredar.

“Jujur saya kaget baca berita itu, negeri ini makin aneh. Dulu BBM oplosan, minyak goreng juga dioplos, sekarang malah beras juga yang dioplos. Ini yang kita makan tiap hari. Kalau berbahaya siapa yang bertanggung jawab?” keluhnya kepada TribunKaltim.co pada Selasa (15/7/2025).

Tidak hanya bikin khawatir pembeli, masyarakat yang menjadi pedagang beras lokal juga mengaku cemas usai kabar tersebut mencuat.

Baca juga: Minimarket di Samarinda Klaim tak Ada Beras Oplosan, BPOM Belum Tinjau dan Beri Informasi

Danang (54) yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang beras di kawasan Pasar Sepinggan Balikpapan Selatan khawatir akan stigma buruk soal beras oplosan dapat memukul penjualannya.

“Beras yang saya jual ini mayoritas dari Jawa dan Sulawesi. Saya ambil dari agen besar di Kebun Sayur, Balikpapan Barat. Kalau masyarakat jadi takut beli karena isu ini, ya kami pedagang yang kena imbasnya,” keluh Danang.

 

Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved