Minggu, 19 April 2026

Big Mall Samarinda Terbakar

Walikota Samarinda Andi Harun Minta Pengelola Big Mall Benahi Seluruh Sistem Mitigasi Kebakaran

Insiden ini menambah daftar kejadian kebakaran yang menimpa Mall terbesar di Ibu Kota Kalimantan Timur

Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Nur Pratama
HO HUMAS PEMKOT SAMARINDA
BIG MALL KEBAKARAN - Walikota Andi Harun tegaskan perlunya pembenahan total sistem keselamatan Big Mall usai kebakaran berulang. (HO HUMAS PEMKOT SAMARINDA) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Peristiwa kebakaran kembali menghanguskan sebagian area Big Mall Samarinda pada Kamis pagi (17/7).

Api dilaporkan berasal dari tenant fesyen bernama Origin yang terletak di lantai tiga pusat perbelanjaan tersebut. 

Insiden ini menambah daftar kejadian kebakaran yang menimpa Mall terbesar di Ibu Kota Kalimantan Timur, menyusul insiden serupa yang terjadi pada awal Juni 2025 lalu. 

Kejadian berulang ini menuai respons langsung dari Walikota Samarinda, Andi Harun. Ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang kembali terjadi di lokasi yang sama, sekaligus menyerukan agar semua pihak menahan diri dari spekulasi hingga hasil pemeriksaan resmi dirilis oleh otoritas berwenang.

Baca juga: Operasional Big Mall Samarinda Ditutup Sementara, Karyawan tak Diperkenankan Masuk Tanpa Izin

“Kita tunggu saja pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak yang berwenang,” ujar Andi Harun, Kamis (17/7).

Namun demikian, Andi Harun menegaskan bahwa insiden ini seharusnya menjadi momentum evaluasi menyeluruh bagi pihak pengelola Big Mall Samarinda.

Menurutnya, pembenahan tidak cukup dilakukan secara teknis dan parsial, tetapi harus menyentuh seluruh sistem mitigasi kebakaran secara komprehensif dan terstruktur.

“Mudah-mudahan bagi pemilik, pengelola gedung Big Mall bisa melakukan pembenahan secara komprehensif di seluruh sistem mitigasi kebakaran yang ada di Big Mall,” tegasnya.

Pernyataan orang nomor satu di Kota Tepian ini sekaligus memperkuat urgensi peningkatan standar keselamatan pada bangunan komersial, terutama gedung-gedung publik yang memiliki intensitas kunjungan tinggi seperti pusat perbelanjaan. Dalam konteks pertumbuhan kota yang pesat dan kompleksitas ruang publik modern, Andi Harun menilai bahwa aspek keselamatan harus menjadi fondasi utama dalam tata kelola infrastruktur komersial.

Pemerintah Kota Samarinda, lanjutnya, sejak lama telah menegaskan komitmen untuk memperketat pengawasan terhadap kepatuhan sistem keselamatan gedung. Hal ini mencakup kewajiban pengelola untuk menyediakan sistem pemadam otomatis (sprinkler), detektor asap, jalur evakuasi darurat, hingga kesiapan teknis dalam menghadapi potensi bencana kebakaran.

Di sisi lain, Walikota juga mengungkapkan harapannya agar pemulihan Big Mall dapat berjalan cepat dan menyeluruh. Ia mengapresiasi kontribusi mall tersebut terhadap perekonomian lokal, khususnya dalam hal penyerapan tenaga kerja serta mendukung roda usaha masyarakat.

“Kita doakan mudah-mudahan cepat kembali pulih dan bisa beroperasi normal seperti biasanya. Karena bagaimanapun juga kita harus berterima kasih juga karena Big Mall adalah sebuah usaha yang mampu menampung tenaga kerja putra-putri Samarinda dan kita harus doakan supaya bisa cepat beroperasi kembali,” tutupnya.

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved