Berita Samarinda Terkini
Buntut Kasus Pemukulan Ojol, Walikota Samarinda Percepat Sistem Parkir Berlangganan
Walikota Samarinda Andi Harun angkat bicara terkait kasus pemukulan ojol dan akan ditanggapi secara hukum
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Dalam sistem tersebut, nantinya skema tarif parkir akan berubah signifikan. Warga cukup membayar biaya langganan tahunan yang jauh lebih murah dibandingkan sistem parkir harian yang rawan pungli.
Orang nomor satu di Samarinda ini menjelaskan skema tarif parkir berlangganan yang disiapkan. Untuk sepeda motor, tarif pertahun ditetapkan sekitar Rp480 ribu atau sekitar Rp1.111 per hari, dengan jumlah parkir tak terbatas. Sementara untuk mobil, tarifnya sekitar Rp1 juta per tahun atau sekitar Rp2.777 per hari.
“Jadi mau tiga empat kali parkir, tarifnya hanya sekitar seribuan untuk motor,” ujarnya.
Sementara itu, ia juga menyoroti praktik liar yang terjadi saat ini, di mana sebagian jukir mematok tarif tidak masuk akal dan tidak sesuai ketentuan.
"Sementara hari ini kalau motor sekali parkir Rp2 ribu, mobil bisa Rp4–5 ribu, bahkan praktiknya jukir liar ada yang mematok Rp10 ribu,” ujarnya.
Baca juga: Rencana Tragis Sang Ayah di Samarinda, Sempat Berniat Menenggelamkan Anak di Kolam Sebelum Membunuh
Oleh karena itu Andi Harun kembali meminta kesabaran masyarakat, sembari memastikan bahwa pemerintah tetap konsisten melakukan pembenahan secara menyeluruh, meski harus dilakukan bertahap.
"Memang maksud kita mau benahi semua hal itu secara serempak. Tapi jujur, kita harus mengurai satu per satu. Namanya kota, kita harus atasi banjirnya, kebersihan, kemarin soal pendidikan dan masuk soal jukir. Tapi seperti yang kami sampaikan bahwa Pemkot semua hal yang dianggap masyarakat sebagai masalah, kita carikan solusi satu demi satu. Mohon sabar dan doakan saja,” pungkasnya. (*)
Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram.
| Pemkot Samarinda Uji Sistem WFH ASN, Dikembangkan Cepat dalam 2 Minggu |
|
|---|
| Tutup Celah Pelanggaran WFH, Walikota Samarinda Ajak Masyarakat Turut Awasi Disiplin ASN |
|
|---|
| Isi APBD Kaltim Dibongkar dalam Dialog Publik Bersama, Anggota DPRD: Uang Rakyat Kok Dirahasiakan |
|
|---|
| Irigasi Rusak Puluhan Tahun, Petani Betapus Samarinda Hanya Panen 4–5 Ton |
|
|---|
| WFH di Samarinda Hemat hingga Rp 70 Juta, Dishub: Pegawai Wajib tak Bawa Kendaraan BBM Setiap Jumat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250730_Andi_harun_Walikota_Samarinda.jpg)