PLN Latih Warga Binaan Lapas Balikpapan Olah Limbah FABA Jadi Paving dan Batako
PT PLN (Persero) memberikan pelatihan keterampilan kepada warga binaan Lapas Kelas IIA Balikpapan.
Penulis: Iklan Tribun Kaltim | Editor: Miftah Aulia Anggraini
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Penyaluran dan Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan dan Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Balikpapan memberikan pelatihan keterampilan kepada warga binaan Lapas Kelas IIA Balikpapan.
Pelatihan tersebut berkaitan dengan memanfaatkan limbah Fly Ash Bottom Ash (FABA) menjadi produk bernilai seperti paving block dan batako.
Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen PLN melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yang mendorong pembangunan berkelanjutan serta pemberdayaan seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan lembaga pemasyarakatan.
Manager PLN UPT Balikpapan, Jati Pharmadita, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk nyata dari semangat kemerdekaan yang inklusif.
Baca juga: Limbah Batu Bara Disulap Jadi Batako, PLN Gandeng Lapas Balikpapan Manfaatkan FABA
“Kemerdekaan sejati adalah saat pembangunan hadir untuk semua kalangan. Melalui program ini, PLN ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita di Lapas juga mendapat akses terhadap pelatihan dan harapan masa depan. Ini adalah langkah kecil menuju perubahan besar,” ungkap Jati.
Kepala Lapas Kelas IIA Balikpapan, Edi Susetyo, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama dengan PLN.
Ia menilai program ini sangat relevan dengan misi pemasyarakatan yang tidak hanya menghukum, tetapi juga membina.
Baca juga: Wawali Balikpapan Apresiasi Kampung FABA, Inovasi Paving Blok Ramah Lingkungan
“Berkat dukungan PLN, kami memiliki program pembinaan berbasis keterampilan yang nyata dan aplikatif. Ini memberi harapan baru bagi warga binaan dan membebaskan mereka dari keterbatasan,” ujarnya.
General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi bagian dari upaya PLN menyalakan harapan dan mendorong perubahan sosial.
“PLN tidak hanya menyalakan listrik, tapi juga menyalakan harapan. Melalui program seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa energi bisa menjadi jalan perubahan sosial, bahkan bagi mereka yang sedang menjalani pembinaan. Ini adalah semangat kemerdekaan yang kami bawa dalam setiap langkah kerja kami,” jelas Riko.
Baca juga: Inovasi Sosial Kampoeng FABA Balikpapan, Paving Blok Kuat, Harga Bersahabat, Warga Sejahtera
PLN berharap, kolaborasi antara sektor energi dan lembaga pemasyarakatan ini dapat menjadi model pengembangan keterampilan berkelanjutan.
Program ini tidak hanya memperkuat ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah, tetapi juga membuka jalan bagi reintegrasi sosial yang lebih bermakna bagi warga binaan. (*)
PLN
PLN UIP3B Kalimantan
Lapas kelas IIA Balikpapan
warga binaan
Fly Ash And Bottom Ash (FABA)
paving block
TribunKaltim.co
| Rekap Hasil Badminton Indonesia Open 2026 Hari Ini, Ganda Campuran Pilu, Jojo Menangi Perang Saudara |
|
|---|
| Saddam Husin Terpilih jadi Ketua Usaha Taman Rekreasi Samarinda Gantikan Bos Rumah Ulin Arya |
|
|---|
| Istana Tepis Isu Menkeu Purbaya Mundur Efek Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dollar |
|
|---|
| Razia Temukan Sajam, 8 WBP Berau Berisiko Tinggi Dipindah ke Samarinda |
|
|---|
| Persija Jakarta Cuci Gudang, Macan Kemayoran Lepas 7 Pemain Asing Sekaligus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250731_1.jpg)