Berita Samarinda Terkini
Pengamat Ekonomi Unmul Samarinda Purwadi Tanggapi Kelangkaan Bahan Pokok Penting di Kaltim
Kelangkaan bahan pokok penting (bapokting) di pasaran beberapa waktu terakhir terus menyebabkan masalah di tengah masyaraka
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Nur Pratama
Purwadi juga menekankan, bahwa hal utama dalam menyelesaikan persoalan distribusi bahan pokok penting (bapokting) ialah akses.
Misalnya, ketergantungan Mahulu pada jalur sungai membuat wilayah ini sangat rentan krisis distribusi.
Satu-satunya cara, dengan memperbaiki dan membangun jalan darat permanen serta fungsional.
“Tidak perlu jalan tol, tapi jalan tanah pun kalau bisa dilalui sepanjang tahun akan sangat membantu. Selama akses masih buruk, harga barang akan terus mahal,” tandasnya.
Jika terkait distribusi beras di pasaran yang beberapa hari ini mulai mahal dan menipis, ia menyoroti lemahnya komitmen pemerintah dalam pengawasan pasar.
Tetapi, isu–isu yang berkembang terkait beras, dan menyarankan pemerintah mesti melakukan turun ke lapangan lebih gencar untuk mencegah penimbunan dan memastikan distribusi beras lancar.
“Harus lebih sering turun, tiga hari sekali, seminggu sekali. Di dalam kota saja, mesti memeriksa dari hulu ke hilir,” ujarnya.
Peran Bulog dalam mengelola impor beras, juga penting memastikan harga yang ditawarkan kepada petani lebih tinggi, tujuannya agar petani tidak memilih menjual hasil panen kepada pengusaha.
“Kelompok petani di Kaltim daerah–daerah antara dibeli Bulog dan pengusaha, lebih jatuh harganya kalau Bulog yang menawar, harusnya Bulog bisa menawarkan angka lebih tinggi karena uang negara yang dipakai, kan hasil pajak rakyat juga,” pungkas Purwadi. (*)
| Detik-detik Penembakan Mahasiswi di Samarinda, Kondisi Korban, Polisi Dalami Motif Pelaku |
|
|---|
| Rupiah Melemah, Walikota Andi Harun Ungkap Nasib Pembangunan dan Daya Beli di Samarinda |
|
|---|
| Cuma Rp1.000 Sehari, Ini Hitung-hitungan Hemat Parkir Berlangganan di Samarinda |
|
|---|
| Wartawan Legend Bedapatan ke-4 di Samarinda, Gelar Haul untuk 120 Jurnalis yang Telah Tiada |
|
|---|
| Waketum DPP AMPI Bedah Kebijakan Reformasi Tata Kelola Energi di Samarinda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250211_pengamat-ekonomi-Kaltim-Purwadi-Purwoharsojo.jpg)