Berita Kutim Terkini

Banyak Kendaraan Perusahaan di Kutim Berplat Luar Daerah, Kasatlantas Imbau Segera Lakukan Mutasi

Penulis: Syifaul Mirfaqo
Editor: Rahmad Taufiq
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kegiatan pemeriksaan dokumen perjalanan dan kendaraan oleh Kasat Lantas Polres Kutim AKP Wulyadi. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Banyaknya kendaraan yang berasal dari luar daerah ini lambat laun menjadi persoalan di Kutai Timur, mengingat adanya regulasi yang mengikat perpindahan kendaraan antardaerah (mutasi).

Apalagi kendaraan plat luar yang digunakan bukanlah milik pribadi, tetapi merupakan milik perusahaan swasta yang ada di Kabupaten Kutai Timur.

Kasatlantas Polres Kutim AKP Wulyadi mengaku tidak pernah mendapatkan koordinasi langsung dari pihak perusahaan dalam pengoperasian kendaraan luar daerah ini.

"Sementara sampai sekarang ini tidak ada koordinasi dari perusahaan terkait mengenai hal ini. Tetapi kalau memang ada ada laporan dari masyarakat akan kita tindak lanjuti," ujarnya pada sejumlah awak media.

Pihaknya akan membuat tim yang secara khusus menyelesaikan permasalahan plat luar yang ditengarai meresahkan masyarakat ini.

Baca juga: Polda Kaltim Beber Alasan Penerapan Perubahan Warna Dasar Plat Nopol Kendaraan

Meskipun tidak merugikan daerah, kendaraan plat luar yang tidak segera dimutasi bisa menjadi celah bagi daerah dalam hal peningkatan pendapatan dari pajak daerah.

"Sebenarnya tidak ada untung ruginya, dan tidak ada sanksi yang mengikat bagi si pemilik kendaraan. Tapi ini berkaitan dengan pajak daerah," ucapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa persoalan plat luar daerah juga sudah tercantum jelas dalam Pasal 71 ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pasal tersebut mengatur mengenai kewajiban pemilik kendaraan bermotor luar daerah untuk melaporkan kendaraan bermotor miliknya jika telah lebih dari tiga bulan beroperasi di luar wilayah registrasi.

"Seharusnya pihak perusahaan wajib melaporkan kendaraannya. Itu ada undang-undangnya," ucapnya.

Untuk itu, AKP Wulyadi mengimbau kepada perusahaan terutama yang menggunakan kendaraan operasional dengan wilayah registrasi di luar daerah agar segera melakukan mutasi. (*)

Berita Terkini