Tribun Kaltim Hari Ini

Warga Desa Sempayau Kecamatan Sangkulirang Kutim Menunggu 51 Tahun untuk Terlayani Listrik 24 Jam

Desa Sempayau di Kecamatan Sangkulirang termasuk desa tertua di Kabupaten Kutai Timur yang saat ini telah memasuki usia 51 tahun

Penulis: Geafry Necolsen | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Manager PLN UP3 Bontang Dody Suhendra saat meresmikan listrik 24 jam di Desa Sempayau, Sangkulirang Kutim. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Desa Sempayau di Kecamatan Sangkulirang termasuk desa tertua di Kabupaten Kutai Timur yang saat ini telah memasuki usia 51 tahun.

Diketahui bahwa Desa Sempayau sebelumnya bernama Desa Sempayan, lalu kelualah SK Penetapan dengan nama Desa Sempayau pada tahun 1973.

Akhirnya, saat ini Desa Sempayau mendapat layanan listrik dari PLN selama 24 jam. "Alhamdulillah kami berterima kasih kepada Pemkab Kutim dan PLN yang sudah merekomendasikan beberapa bulan lalu akhirnya listrik Sempayau menyala," ucap Kepala Desa Sempayau Muhammad Sofendi, Senin (5/8/2024).

Baca juga: Batal Tampil di IKN Nusantara, Marching Band Waditra Prima Sangatta YPPSB Kejar Piala Raja 2024

Selain Desa Sempayau, di Kecamatan Sangkilirang masih memiliki PR soal layanan listrik 24 jam. Seperti yang disampaikan oleh Camat Sangkulirang, Cipto Buntoro bahwa masih ada Desa Kerayaan, Desa Tanjung Manis, dan Desa Perupuk yang belum teraliri listrik PLN 24 jam.

Pada saat ini, gardu induk dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) PLN sudah dibangun oleh Pemkab Kutim bersama PLN. "Saya harap semua desa di Sangkulirang dilintasi juga untuk dialiri ke desa-desa sampai ke Desa Peridan dan Tanjung Manis," imbuhnya.

Berdasarkan informasi dari Manager PLN UP3 Bontang Dody Suhendra bahwa untuk listrik di Desa Sempayau, pihaknya akan mengaliri 200 KK.

Selain itu, pihaknya sudah membangun 8 gardu kapasitas dengan kapasitas 6 Kva sesuai kebutuhan Desa Sempayau, Kecamatan Sangkulirang.

"Tolong dijaga keselamatan listriknya dan warganya jangan dipanjat fasilitas tiang jaringan PLN karena berbahaya. Dan jika ada pohon yang dekat jaringan listrik yang cukup menganggu laporkan ke PLN," imbaunya.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved