Desa Bukit Raya Bentuk Gerakan Orang Tua Peduli Stunting, Cegah Risiko Lewat Edukasi Berkelanjutan
Gerakan Orang Tua Peduli Stunting di Desa Bukit Raya dibentuk untuk menekan angka stunting melalui edukasi dan pendampingan keluarga
Penulis: Iklan Tribun Kaltim | Editor: Amelia Mutia Rachmah
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Upaya pencegahan stunting di Kabupaten Kutai Kartanegara semakin diperkuat melalui program Pemberdayaan Mitra Desa yang digelar Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur di Desa Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang.
Kegiatan yang dipusatkan di Posyandu Hayati ini berlangsung sejak 19 Agustus hingga 8 September 2025, dengan tujuan membentuk Gerakan Orang Tua Peduli Stunting sebagai langkah sistematis menekan prevalensi stunting di desa tersebut.
Program ini digagas oleh tim pengabdi yang terdiri dari Bdn. Ega Ersya Urnia, S.Tr.Keb., M.Kes, Bdn. Rosalin Ariefah Putri, M.Keb, dan Bdn. Hj. Rahmawati Wahyuni, M.Keb dari Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Kaltim.
Mereka bekerja di bawah koordinasi Direktur Poltekkes, Dr. Parellangi, serta Ketua Jurusan Kebidanan, Dr. Bdn. Nursari Abdul Syukur.
Pada tahun 2020 didapatkan prevalensi stunting di dunia sebesar 149,2 juta atau 22 persen pada balita dibawah usia 5 tahun (UNICEF, 2021).
Baca juga: Setelah 3 Tahun Riset, BRIDA Kaltim Ciptakan Kapsul Pencegah Stunting Berbahan Ikan Haruan
Sementara, berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia Tahun 2022, menunjukkan prevalensi stunting di Indonesia sebesar 21,6 persen (SSGI, 2022).
Angka tersebut masih tergolong tinggi, apabila dibandingkan dengan target penurunan stunting menjadi 14 persen pada tahun 2024.
Untuk wilayah Provinsi Kalimantan Timur, didapatkan prevalensi stunting menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 sebesar 23,9 persen, sementara itu Kabupaten Kutai Kartanegara merupakan wilayah dengan prevalensi balita stunting tertinggi di Kalimantan Timur pada Tahun 2022, yakni mencapai 27,1 persen (SSGI, 2022).
Dampak stunting sangat luas. Stunting memberi dampak pada individu, keluarga, masyarakat dan negara. Dampak stunting secara individu antara lain menyebabkan gaangguan pertumbuhan otak yang dapat mengakibatkan terganggunya fungsi otak secara permanen.
Anak stunting mengalami kesulitan dalam belajar dan memiliki, kemampuan motorik yang rendah. Anak stunting juga memiliki risiko lebih tinggi menderita penyakit kronis di masa dewasanya.
Baca juga: DPRD Balikpapan Kritik Sistem Pendataan Stunting, Honor Kader Diminta Tak Ditunda
Risiko lain yang dihadapi anak stunting adalah adanya penurunan produktivitas hingga menyebabkan kemiskinan dan risiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah (Moffat et al., 2022).
Penyebab stunting secara umum dapat dibagi 2 yaitu penyebab langsung dan tidak langsung. Penyebab langsung yaitu kurangnya jumlah makanan yang dikonsumsi dan adanya infeksi yang diderita.
Penyebab tidak langsung antara lain pola asuh yang kurang memadai, kurangnya kebersihan lingkungan, budaya yang tidak sesuai dengan kesehatan, pelayanan kesehatan yang tidak terjangkau dan kurangnya ketersediaan pangan.
Penyebab tidak langsung lainnya adalah kondisi sosial ekonomi keluarga yang meliputi jumlah penghasilan keluarga, tingkat pendidikan orang tua, jumlah anggota keluarga dan tingkat pengetahuan ibu tentang gizi (Prasetyo et al., 2023).
Adapun Identifikasi Permasalahan yang dihadapi Desa Bukit Raya adalah :
Baca juga: Daftar Alokasi Bantuan Pemprov Kaltim untuk Turunkan Stunting di Daerah, Tahun Depan tak Ada
- Angka Stunting di Desa Bukit Raya Puskesmas Teluk Dalam diatas angka rata-rata Kabupaten Kutai Kartanegara.
- Program Pelayanan Kesehatan Balita tidak berjalan secara berkesinambungan karena keterbatasan tenaga kesehatan dilapangan.
- Penyuluhan orang tua untuk menumbuhkan kepedulian keluarga terhadap stunting belum pernah dilakukan.
| Gempa Pacitan Jawa Timur Hari Ini, Info BMKG: Pusat Gempa di Kedalaman 29 Kilometer |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kaltim Hari Ini, Hujan Ringan Mendominasi, Balikpapan Udara Kabur |
|
|---|
| Aston Villa Bawa Pulang Trofi Liga Europa, Tundukkan Klub Bundesliga 3-0 |
|
|---|
| Massa Keliling Datangi Kantor Parpol, Aliansi Rakyat Kaltim Desak Hak Angket Segera Dituntaskan |
|
|---|
| 5 Fakta Markas Parpol di Samarinda Didemo, Pengurus Partai Beri Jawaban ke Pengunjuk Rasa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Pemberdayaan-Mitra-Desa-Dalam-Pencegahan-Stunting-Pendampingan-Orang-Tua.jpg)