Rabu, 20 Mei 2026

Imlek 2026

Singa Pembawa Hoki, Kisah Emas PON Barongsai Kalimantan Utara

Barongsai di Tarakan bukan hanya simbol pembawa hoki saat Imlek, tetapi juga kebanggaan olahraga usai sukses meraih emas PON untuk Kalimantan Utara.

Tayang:
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
PENAMPILAN BARONGSAI - Tampak penampilan barongsai dari atlet Fobi Kaltara di Klenteng Tao Pek Kong Tarakan, Senin (16/2/2026). Di Tarakan, singa pembawa hoki itu juga menyimpan kisah prestasi membanggakan: medali emas PON untuk Kalimantan Utara. (TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH) 

Dalam tradisi Tionghoa, barongsai dipercaya sebagai simbol keberuntungan, pengusir roh jahat, serta pembawa berkah dan rezeki di awal tahun baru.

Baca juga: Imlek 2026, Warga Balikpapan Panjatkan Harapan di Klenteng Guang De Miao

Karena itu, setiap kali hendak tampil, baik dari rumah ke rumah selama perayaan Imlek hingga Cap Go Meh, para pemain barongsai wajib lebih dulu “permisi” di klenteng.

“Kalau mau tampil di luar kota, mau pertandingan, harus datang ke klenteng dulu. Singanya harus hormat dulu,” tegas Ayi.

Di balik meriahnya pertunjukan, prestasi barongsai Kalimantan Utara juga patut dibanggakan.

Tim barongsai pernah meraih medali emas pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) di Medan, mewakili Kalimantan Utara.

Baca juga: 3 Lokasi Nonton Barongsai Imlek 2026 Gratis di Balikpapan Hari Ini 17 Februari 2026

“Di Tarakan ini kita khusus barongsai lompat tiang. Kemarin di PON Medan kita dapat emas,” katanya bangga.

Untuk tarian naga sendiri, pembinaan difokuskan di Malinau, sementara di Tarakan lebih menitikberatkan pada nomor barongsai lompat tiang.

Meski kebutuhan atlet masih terbatas dan regenerasi terus berjalan, semangat barongsai di Tarakan tetap menyala seperti bara Imlek yang terus diwariskan dari generasi ke generasi. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved