Jumat, 8 Mei 2026

Berita Tarakan Terkini

Gantikan Almarhumah Ibu, Azizah Nur Bawa Amanah Panjatkan Doa Orangtua di Tanah Suci

Sosok Azizah Nur Dewanti Yancong atau akrab disapa Azizah mencuri perhatian di antara ratusan jemaah haji asal Kota Tarakan tahun 2026

Tayang:
Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH
BERBAGI CERITA - Azizah Nur Dewanti Yancong, jemaah haji termuda asal Tarakan saat diwawancarai media siang tadi, Selasa (28/4/2026). TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTIM.CO,TARAKAN – Sosok Azizah Nur Dewanti Yancong atau akrab disapa Azizah mencuri perhatian di antara ratusan jemaah haji asal Kota Tarakan tahun 2026.

Apalagi saat ini wanita muda itu usianya baru menginjak 22 tahun.

Dengan umur 22 tahun menjadi jamaah haji termuda yang akan berangkat ke Tanah Suci.

Azizah tampak datang terlambat saat pelepasan siang tadi. Saat tiba langsung oleh panitia mengarahkan duduk di bangku paling depan kiri ujung.

Usai simbolis menerima syal segitiga atau slayer yang dikalungkan di leher, ia berbagu cerita persiapan sebelun keberangkatan.

Baca juga: ‎Menu Makan Jamaah Haji Embarkasi Balikpapan Disiapkan Dua Pilihan, Buah Diusulkan Diganti Puding

“Ya, pastinya deg-degan, senang, bahagia. Terus ya campur aduk,” ujar Azizah mengawal ceritanya kepada media.

Perjalanan haji yang akan ia jalani bukan sekadar ibadah biasa.

Ada amanah besar yang ia emban menggantikan almarhumah ibunya, Siti Nur Hidayah, yang wafat pada tahun 2020 lalu.

Azizah bercerita, keberangkatannya merupakan hasil pelimpahan porsi haji dari sang ibu yang telah mendaftar sejak 2012.

Setelah melalui penantian panjang, namanya akhirnya muncul sebagai calon jemaah haji tahun ini.

“Kebetulan saya pelimpahan dari almarhumah ibu. Saya juga awalnya tahu dari keluarga kalau ternyata nama saya masuk calon jemaah tahun ini,” ungkapnya.

Sebagai anak pertama dari tiga bersaudara, Azizah dipercaya langsung oleh sang ayah, H. Yancong, tokoh masyarakat dan anggota DPRD Kaltara, untuk menggantikan posisi ibunya.

“Bapak yang menunjuk saya, karena saya anak pertama. Adik-adik juga masih kecil, jadi saya yang disuruh gantikan almarhumah ibu,” tuturnya.

Keputusan itu bukan hal ringan. Azizah menyadari, ia bukan hanya berangkat untuk dirinya sendiri, tetapi juga membawa harapan dan doa keluarga, terutama untuk ibunya.

“Pastinya saya ingin mendoakan almarhumah ibu saya, keluarga, sahabat, kerabat, semuanya,” ucapnya lirih.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved