Berita Bontang Terkini
Pemkot Bontang Minta Maaf Gegara Perbaikan Jalan Cipto Mangunkusumo Bikin Macet
Perbaikan Jalan Cipto Mangunkusumo menyebabkan terganggunya arus lalu lintas, kemacetan panjang tak bisa dihindari
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Perbaikan Jalan Cipto Mangunkusumo menyebabkan terganggunya arus lalu lintas, kemacetan panjang tak bisa dihindari membuat Pemerintah Kota Bontang meminta maaf.
Dari pantauan Tribunkaltim.co di lokasi, anteran kendaraan nampak mengular dari simpang dari simpang 3 jalan tembus. Pasalnya jalan tersebut diberlakukan jalan satu arah dengan sistem buka tutup.
Sementara jalan tersebut merupakan akses utama menuju Kelurahan Lok Tuan, Guntung dan PT Pupuk Kalimantan Timur.
Pada waktu-waktu tertentu, misalnya pagi hari dan sore saat bersamaan karyawan dan anak sekolah melintasi jalan itu, kemacetan panjang tidak bisa dihindari.
"Ini macetnya parah, jam pagi dan sore. Yang dirugikan karyawan dan anak-anak yang berangkat sekolah," kata salah seorang warga sekitar yang menolak namanya disebut, Jumat (30/8/2024).
Kasat Lantas Polres Bontang, AKP MD Djauhari, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menempatkan tim di lapangan sejak pagi untuk membantu mengurai kemacetan.
Baca juga: Tanggapan Pj Gubernur Kaltim Terkait Perebutan Kampung Sidrap antara Pemkot Bontang dan Pemkab Kutim
Baca juga: Program Beasiswa Pemkot Bontang Berlanjut Tahun Ini, Sasar 1.000 Mahasiswa
“Tim sudah dari tadi pagi di lapangan untuk mengurangi kemacetan yang terjadi,” ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala PUPRK Bontang, Edy Prabowo, menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.
Untuk mengurai kemacetan, Edy menyebut pihaknya telah melakukan koordinasi dengan PT Pupuk Kaltim untuk menggunakan jalan Jalan Efendi sebagai rute alternatif.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Nanri pengguna jalan diarahkan lewat Jalan Effendi, agar kemacetan di Jalan Cipto Mangunkusumo bisa berkurang,” jelasnya.
Baca juga: Pemkot Bontang Terima Deposito Rp8,4 Miliar
Edy juga menyampaikan, dirinya telah meminta kontraktor untuk mempercepat proses penyelesaian proyek drainase.
“Kontrak memang berakhir pada minggu kedua bulan November, tapi dengan sistem ini bisa kerja paralel sehingga target penyelesaian bisa lebih cepat,” pungkasnya. (*)
| Pemkot Bontang Batalkan Pembelian Mess Rp8 Miliar, Prioritaskan Anggaran Publik |
|
|---|
| Pemkot Bontang Alami Defisit Anggaran Rp150 Miliar, Banyak Program Dicoret |
|
|---|
| Eksepsi Ditolak, Sidang Korupsi Eks Plt Kadishub Bontang Berlanjut ke Pembuktian |
|
|---|
| Mantan Honorer Diskop-UKMPP Bontang Jadi Tersangka Proyek Fiktif, Korban Dua Orang |
|
|---|
| Bontang Dapat Tambahan 2.000 Sambungan Jargas, Target Terpasang 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240829-Kondisi-macet-di-Jalan-Cipto-Mangunkusumo.jpg)