Kamis, 23 April 2026

Berita Kukar Terkini

Pesparawi IV Kabupaten Kutai Kartanegara Digelar Meriah

Pesparawi IV Kukar dibuka meriah di Muara Badak, menghadirkan paduan suara, tarian Dayak, serta pesan toleransi dan harmoni dari Bupati Kukar.

HO/PROKOM
PERSPARAWI KUKAR - Pesparawi IV Kukar dibuka meriah di Muara Badak, menghadirkan paduan suara, tarian Dayak, serta pesan toleransi dan harmoni dari Bupati Kukar. (HO/PROKOM) 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Perhelatan Pesparawi IV Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berlangsung meriah di Lapangan Mutiara, Muara Badak, pada Senin malam, 24 November 2025. 

Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basritersebut diawali dengan prosesi penyumpitan balon sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan Pesparawi tahun ini.

Ribuan peserta, tokoh agama, seniman, serta masyarakat memenuhi area lapangan untuk menyaksikan berbagai penampilan pembuka.

Hadir paduan suara gabungan yang membawakan lagu-lagu rohani, disusul tarian selamat datang khas Dayak yang menambah kehangatan suasana. Perpaduan budaya dan spiritualitas memberikan warna tersendiri pada pembukaan Pesparawi IV kali ini.

Dalam sambutannya, Bupati Aulia menyampaikan apresiasi tinggi terhadap capaian paduan suara Kukar yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat lokal hingga internasional.

Baca juga: Mini MPP Hadir di 20 Kecamatan Kukar 2026, Layanan Publik Lebih Dekat dan Terjangkau

Ia menyebut bahwa tahun mendatang, tim paduan suara Kukar dijadwalkan mewakili daerah mengikuti kompetisi di Spanyol sebuah kesempatan prestisius yang menjadi kebanggaan masyarakat Kukar.

“Selamat buat paduan suara Kukar yang berprestasi hingga tingkat internasional. Kita berharap perjuangan ke Spanyol tahun depan membuahkan hasil maksimal. Ini momentum memperkuat harmoni dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kukar,” ujar Aulia.

Ia menambahkan bahwa Pesparawi bukan sekadar ajang kompetisi seni, melainkan ruang untuk menumbuhkan talenta dan memperkokoh toleransi.

Kukar, yang kerap disebut sebagai miniatur Indonesia karena keberagamannya, memanfaatkan Pesparawi sebagai wadah mempererat persaudaraan antarkomunitas.

Kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kebersamaan lintas budaya dan agama melalui seni musik rohani.

Baca juga: Pemkab Kukar Sediakan Bus dan Kapal Pelajar untuk Permudah Akses Pendidikan Hingga Pesisir

Peserta, Kategori, dan Agenda Berikutnya

Tahun ini, Pesparawi IV diikuti oleh 1.600 peserta dari 17 kecamatan, sementara tiga kecamatan lainnya belum berpartisipasi. Event berikutnya dijadwalkan digelar di Muara Jawa pada 2026, membawa harapan untuk semakin meningkatkan partisipasi dan kualitas penyelenggaraan.

Kategori lomba yang dipertandingkan meliputi:

  1. Paduan Suara Dewasa Campuran
  2. Paduan Suara Pria
  3. Paduan Suara Wanita
  4. Vokal Grup
  5. Musik Etnik Rohani

Sebagai penutup, panggung Pesparawi menampilkan pertunjukan spesial dari grup musik Kerispatih, yang menambah kemeriahan malam kebersamaan tersebut. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved