Lifestyle
5 Manfaat Ubi Jalar yang Bikin Mata Sehat Hingga Gula Darah Stabil
Ubi jalar (Ipomoea batatas), sering dianggap sebagai makanan pokok tradisional, namun kini semakin populer sebagai superfood global.
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Nisa Zakiyah
TRIBUNKALTIM.CO - Ubi jalar (Ipomoea batatas), sering dianggap sebagai makanan pokok tradisional, namun kini semakin populer sebagai superfood global.
Umbi berwarna-warni ini bukan hanya lezat dengan rasa manis alaminya, tetapi juga merupakan sumber nutrisi yang luar biasa.
Mulai dari mendukung kesehatan mata hingga menjadi pilihan karbohidrat yang aman bagi penderita diabetes, ubi jalar menawarkan berbagai manfaat kesehatan yang menjadikannya makanan wajib dalam pola diet modern.
Secara ilmiah, ubi jalar (ketela rambat) diduga kuat berasal dari Benua Amerika Selatan dan Amerika Tengah.
Baca juga: 5 Manfaat Buah Belimbing yang Efektif untuk Turunkan Berat Badan
Para ahli botani memperkirakan wilayah Peru, Bolivia, Ekuador, hingga Kolombia di sekitar hulu Sungai Amazon adalah pusat keanekaragaman ubi jalar.
Diperkirakan terdapat ratusan varietas ubi jalar liar di wilayah tersebut.
Dari Amerika, ubi jalar kemudian menyebar ke Polinesia dan Selandia Baru, lalu akhirnya ke seluruh dunia, menjadikannya salah satu komoditas pangan penting secara global, termasuk di Indonesia.
Salah satu daya tarik terbesar ubi jalar adalah rasanya yang manis alami dan teksturnya yang lembut.
Baca juga: 7 Manfaat Buah Stroberi, Rahasia Kecantikan dan Kekebalan Tubuh
Namun, cita rasa ini bervariasi tergantung jenisnya:
1. Ubi Oranye (warna oranye terang) rasanya sangat manis, lembab, dan bertekstur lembut (Contoh: Ubi Cilembu, ubi madu).
2. Ubi Ungu (warna ungu pekat) rasa manisnya lebih lembut/sedikit, tekstur lebih padat, dan seringkali sedikit bertepung.
3. Ubi Putih/Kuning (warna putih pucat/kuning) rasa manisnya paling ringan dan teksturnya paling bertepung (sering digunakan sebagai pengganti kentang).
Baca juga: 5 Manfaat Susu Kurma untuk Energi dan Kesehatan Pencernaan
Rasa manis alami ini membuat ubi jalar sangat fleksibel, cocok diolah dengan cara direbus, dikukus, dipanggang, atau bahkan menjadi bahan utama kue dan makanan penutup sehat.
5 Manfaat Ubi Jalar yang Luar Biasa untuk Kesehatan
Selain rasa dan asal usulnya yang menarik, ubi jalar kaya akan nutrisi penting yang memberikan banyak manfaat, terutama varietas oranye dan ungu.
1. Melindungi Kesehatan Mata dan Kulit
Ubi jalar oranye adalah sumber beta-karoten yang sangat tinggi (senyawa yang memberi warna oranye).
Tubuh mengubah beta-karoten ini menjadi Vitamin A, nutrisi esensial untuk menjaga penglihatan sehat dan berperan dalam regenerasi sel kulit.
2. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan
Ubi jalar mengandung serat larut dan serat tidak larut yang tinggi.
Serat larut membantu menstabilkan gula darah, sementara serat tidak larut sangat efektif untuk melancarkan pencernaan, mencegah sembelit, dan menjaga kesehatan mikrobioma usus.
3. Sumber Antioksidan Kuat (Antikanker)
Terutama pada ubi ungu, kandungan antosianin (pigmen ungu) sangat tinggi.
Antosianin adalah jenis antioksidan kuat yang memiliki potensi sifat antikanker, mengurangi peradangan, dan melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
4. Pengganti Karbohidrat yang Aman bagi Penderita Diabetes
Meskipun rasanya manis, ubi jalar memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan kentang putih atau nasi.
Kandungan seratnya membantu memperlambat pelepasan glukosa ke dalam darah, menjadikannya pilihan karbohidrat yang lebih stabil untuk mengatur kadar gula darah.
5. Mendukung Fungsi Otak dan Imunitas
Kandungan antioksidan dan berbagai vitamin, seperti Vitamin C dan Vitamin B6, dalam ubi jalar berperan dalam mengurangi stres oksidatif, yang dikaitkan dengan peningkatan fungsi kognitif dan memori, sekaligus mendukung sistem kekebalan tubuh.
Untuk mendapatkan semua manfaat ini, ubi jalar paling baik dikonsumsi dengan cara direbus atau dikukus. (*)
| Cuaca Ekstrem Tingkatkan Risiko ISPA dan Pneumonia, Penyakit Paling Sering Muncul |
|
|---|
| Super Flu Masuk Indonesia: Ini Gejala, Cara Penanganan, dan Sebaran Kasus di 8 Provinsi |
|
|---|
| 24 Jam Berhenti Belanja! Rayakan Buy Nothing Day Setiap 26 November |
|
|---|
| 4 Khasiat Lentil yang Sanggup Turunkan Kolesterol Lebih Cepat dari Oat |
|
|---|
| 5 Manfaat Edamame yang Ternyata Ampuh Redakan Gejala Menopause |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251029_Ubi-Jalar.jpg)