Rabu, 22 April 2026

Berita Kesehatan

Pesan Annisa Pohan Yudhoyono pada HUT ke-48 KJS: Banyak Usia Muda Terkena Penyakit Jantung

Pesan Ketua Yayasan Jantung Indonesia, Annisa Pohan Yudhoyono pada HUT ke-48 KJS, sekarang ini banyak usia muda terkena penyakit jantung.

Editor: Sumarsono
TRIBUN KALTIM/IST/TANGKAP LAYAR
ANNISA POHAN JADI PEMBICARA - Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Pusat, Annisa Pohan Yudhoyono mengajak masyarakat untuk terus menjaga kesehatan jantung.  Hal itu disampaikan di hadapan ribuan peserta webinar dalam rangka ulang tahun Klub Jantung Sehat (KJS) ke 48 yang diikuti para pengurus YJI Pusat, YJI Cabang Provinsi, maupun YJI Cabang Kabupaten/Kota serta Klub-Klub Jantung Sehat seluruh Indonesia, Sabtu (28/2/2026). 

Pembicara kedua, dr. Bambang Dwiputra. Dokter Bambang adalah seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang sangat berpengalaman.

Sehari-hari bekerja di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta. Ia memiliki keahlian di bidang kardiologi intervensi. 

Selain itu, dr. Bambang juga aktif dalam berbagai organisasi profesional, seperti Indonesia Heart Association dan European Society of Cardiology. 

Beliau juga telah banyak melakukan penelitian dan publikasi ilmiah di bidang kardiologi, terutama tentang rehabilitasi jantung dan pencegahan penyakit kardiovaskular.

Pola Makan Bisa Pengaruhi Kesehatan Jantung

Pada sesi kedua ini, dr. Bambang mengawali paparan dengan menampilkan slide, bahwa makanan enak dan terkenal di dunia pada peringkat satu dan dua, berasal dari Indonesia, yaitu makanan rendang dan nasi goreng.  

Dia hanya mengingatkan bahwa pola makan itu dapat mempengaruhi kesehatan jantung.

Menurut dr. Bambang, banyak faktor risiko yang menyebabkan seseorang terkena penyakit jantung di Indonesia. 

Prevalensi terbesar adalah akibat kurang aktivitas, atau ”mager”, malas gerak mencapai 34,3 persen.

Selanjutnya, obesitas (kegemukan/over weight) sebesar 30,5 persen, hipertensi atau tekanan darah tinggi sebesar 29,6 persen, merokok 28,3 persen dan karena diabetis melitus sebesar 1,8 persen.

Baca juga: Jangan Diabaikan, 5 Kebiasan Buruk yang Tanpa di Sadari Bisa Sebabkan Penyakit Jantung

Tanda-tanda Gejala Terkena Jantung

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ada tanda-tanda atau gejala seseorang terkena penyakit jantung

Di antaranya, (1) nyeri dada atau dada tidak nyaman; (2) sempoyongan/pusing, mual atau muntah; (3) nyeri menjalar pada rahang, leher atau tembus ke punggung; (4) nyeri menjalar hingga ke lengan/bahu kiri; dan (5) sesak nafas.

Dr. Bambang menyarankan agar rutin berolahraga aerobik (lari, jalan, senam) setiap minggu antara 150 – 300 menit atau kalau dirata-ratakan setiap hari sekitar 30 menit. 

Namun dua hari di antaranya diselingi dengan olahraga beban, supaya kekuatan otot tetap terjaga.

Di akhir paparannya, dr. Bambang menjelaskan mengapa Ramadhan baik untuk jantung? Pertama, karena perubahan pola makan. 

Makan menjadi teratur dan ada saatnya istirahat tidak makan untuk jangka waktu tertentu. 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved